Program Galeh Babelok di Riau, Delapan Perusahaan Minat Investasi di Sumbar

Program Galeh Babelok di Riau, Delapan Perusahaan Minat Investasi di Sumbar

Gubenur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah (tengah) bersama Kepala DPMPTSP Sumbar Adib Alfikri (kanan) (Foto: Ist)

Cekricek.id, Pekanbaru - Program Galeh Babelok yang diluncurkan oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau, dua minggu lalu membawa hasil kongkret.

Program Galeh Babelok bertujuan mempromosikan potensi daerah Sumatera Barat dalam tiga sektor strategis yaitu perdagangan (trade), pariwisata (tourism), dan investasi (investment).

Khusus di sektor Investasi, delapan perusahaan telah menyatakan minatnya untuk menanamkan modalnya di Sumatera Barat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Sumbar Adib Alfikri, Kamis (24/6/2025) kepada Cekricek.id.

Adib menjelaskan pada Program Galeh Babelok Pemprov Sumbar melalui DPMPTSP mempromosikan peluang investasi Sumatera Barat di 5 (lima) sektor unggulan, diantaranya; New Renewable Energy, Pariwisata, Industri Hilir, Pertanian dan Perikanan

"Alhamdulillah, dari One On One Meeting di Pekanbaru dua minggu lalu ada delapan Pengusaha Riau yang telah menyatakan minat untuk menanamkan modal di Sumatera Barat," terang Adib.

Lebih lanjut Adib menjelaskan sektor yang diminati antara lain pertanian, pertambangan, properti, pariwisata, kuliner dan waste management.

Para pengusaha tersebut tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau, serta Real Estate Indonesia (REI)," Adib menjelaskan.

"Saya telah memerintahkan staf yang menangani urusan penanganan modal untuk menindak lanjuti minat pengusaha Riau untuk berinvestasi di Sumbar tersebut," papar Adib.

"Tugas kami selanjutnya adalah me'matchingkan' minat dengan potensi yang tersedia di Sumatera Barat. Seperti misalnya lahan yang clean and clear serta apabila diperlukan Pengusaha setempat yang bisa disandingkan untuk bermitra," Jelas Adib.

Selain potensi investasi, pada agenda Galeh Babelok di Riau tersebut juga ditawarkan aset milik Pemda baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota serta lahan masyarakat. Aset tersebut dapat dimanfaatkan pengusaha melalui skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) atau sistem sewa.

"Dalam waktu dekat kami juga akan mengagendakan pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Teknis baik di Pemerintah Provinsi ataupun Pemerintah Kabupaten/ Kota sehubungan dengan minat Pengusaha Riau berinvestasi di Sumatera Barat," tutur Adib.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, Program Galeh Bebelok ini akan diperluas ke Provinsi Lain di Pulau Sumatera selain dalam rangka proaktif menjemput bola, juga untuk memperkuat peran perantau dalam membangun daerah," pungkas Adib menutup wawancara dengan Cekricek.id. (*Ag)

Baca Juga

Ilustrasi juru masak mengaduk panci besar berisi nasi, bukan foto dapur MBG di Torosiaje
Investor Dapur Program Makan Bergizi Gratis Terlilit Utang, Menanti Pembayaran Pemerintah
Ilustrasi gedung pengadilan, bukan foto Kejaksaan Agung
Kejagung Tetapkan Dua Pegawai Pajak Tersangka Kasus Ekspor Pulp Rp2 Triliun
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri dalam Indonesia Food & Beverage Trade Promotion Forum
Kemendag Dorong Daya Saing Produk Mamin Tembus Pasar Global
Bupati Safni melantik Camat Guguak dan mengukuhkan LKAM Bundo Kanduang
Bupati Safni Lantik Camat Guguak Baru, LKAM dan Bundo Kanduang Dikukuhkan
Petugas gabungan menertibkan PKL dan menjangkau PPKS di Kebayoran Lama
Operasi Rabu Tertib di Kebayoran Lama, Petugas Gabungan Tertibkan PKL Liar dan Amankan Dua PPKS
Mahasiswa mementaskan randai di Desa Wisata Kubu Gadang Padang Panjang
Belasan Mahasiswa Lintas Daerah Pentaskan Randai Hasil Belajar Bersama Mak Katik