- PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di Stadion Maguwoharjo pada pekan kedua BRI Super League.
- Dimitar Mitkov mencetak dua gol, sementara PSS hanya membalas lewat sundulan Matheus Fornazari pada menit ke-84.
- Pieter Huistra mengakui PSS terlalu mudah kebobolan dan harus lebih efektif memanfaatkan peluang.
Cekricek.id — PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United pada laga kandang perdana pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/09/2026).
Pernyataan pelatih dan pemain PSS seusai laga itu tertuang dalam keterangan tertulis PSS Sleman yang dirilis Minggu (13/09/2026).
Madura United unggul lewat tendangan jarak jauh Dimitar Mitkov pada menit ke-45. Juan Danilo Santacruz menggandakan keunggulan tim tamu semenit setelah babak kedua dimulai.
Mitkov mencetak gol keduanya pada menit ke-67 lewat sontekan. PSS memperkecil kedudukan melalui sundulan Matheus Fornazari pada menit ke-84.
Dengan hasil itu, PSS Sleman kalah dalam dua laga awal dan menempati posisi ke-15 klasemen sementara. Pada pekan pertama, PSS kalah 1-2 dari Bali United.
Baca juga persiapan PSS sebelum bertandang ke Bali United
Pelatih PSS Pieter Huistra menilai timnya bermain cukup terkontrol pada babak pertama sebelum kebobolan menjelang turun minum.
“Jika melihat pertandingan babak pertama, saya pikir kami bermain cukup terkontrol. Madura United FC tidak memiliki banyak peluang,” tutur Huistra.
“Namun, pada menit ke-45 mereka mencetak gol melalui tembakan dari jarak sekitar 30, 40, bahkan mungkin 50 meter,” lanjutnya.
Menurut Huistra, PSS memberi terlalu banyak ruang kepada Madura United pada babak kedua sehingga tim tamu mampu menambah dua gol.
Kepada laman resmi BRI Super League, Huistra menyebut timnya terlalu mudah kebobolan dan kurang efektif memanfaatkan peluang.
“Kami terlalu mudah kebobolan gol lagi. Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki,” kata Huistra.
“Tetapi juga, kami memiliki banyak peluang. Kami harus lebih efektif dalam mencetak gol,” ujarnya.
Baca juga dwigol Mitkov saat Madura United menundukkan Persijap
“Jika melihat dua pertandingan pertama, kami belum mendapatkan poin. Tentu saja, ini mengecewakan. Kami semua sepakat bahwa kami harus menjadi lebih baik. Itu sudah sangat jelas,” tegas Huistra.
Ia menyebut sisi positif laga itu adalah dukungan suporter yang tetap berada di belakang tim dan para pemain yang tidak menyerah.
Penyerang sayap PSS Riko Simanjuntak mengakui hasil tersebut bukan yang diharapkan tim, terlebih laga digelar di hadapan suporter sendiri.
“Tentu, hasil ini bukan yang kami inginkan, apalagi kami bermain di kandang sendiri. Kami tahu apa yang diinginkan para suporter,” tutur Riko.
Baca juga catatan Huistra saat uji coba PSS melawan PSM
“Kami harus bersama-sama keluar dari situasi sulit ini dan berusaha mendapatkan hasil yang lebih baik pada pertandingan berikutnya,” ucap Riko.












