- Komdis PSSI melarang suporter Persija hadir di enam laga tandang BRI Super League 2026/27.
- Persija juga didenda total Rp90 juta, antara lain karena petasan dan flare.
- Persita dijatuhi denda dan larangan suporter tandang saat menghadapi Persija.
Cekricek.id — Komite Disiplin (Komdis) PSSI melarang suporter Persija Jakarta hadir dalam enam laga tandang BRI Super League 2026/27. Sanksi itu dijatuhkan menyusul kericuhan antarsuporter saat Persija bertandang ke markas Persita Tangerang pada 17 Oktober 2026 yang mengakibatkan korban luka.
Selain larangan tersebut, Persija didenda Rp30 juta, ditambah denda Rp60 juta karena menyalakan petasan tiga kali dan melempar satu flare ke arah suporter Persita, menurut laporan I.League. Panitia pelaksana Persita didenda Rp40 juta, sedangkan Persita sebagai klub didenda Rp30 juta dan suporternya dilarang hadir saat bertandang ke markas Persija. Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan Komdis PSSI tertanggal 20 Oktober 2026.
“Ketika suporter tandang diizinkan hadir, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan bersama. Untuk pertandingan yang memiliki rivalitas atau berpotensi menimbulkan keributan, salah satu landasan utamanya adalah rekomendasi dari pihak kepolisian. Karena itu, seluruh pihak harus benar-benar menjaga ketertiban dan keamanan,” kata Direktur Utama I.League Ferry Paulus.
Ferry juga membuka kemungkinan sanksi lebih berat, termasuk pengurangan poin lewat regulasi tersendiri. “Sebagai penyelenggara kompetisi, kami akan terus mendorong PSSI agar memberikan sanksi yang lebih tegas apabila insiden seperti ini kembali terulang. Jika diperlukan, terhadap klub atau suporter yang berulang kali menimbulkan gangguan, harus ada langkah yang lebih serius,” tegasnya.
Baca juga: Persija Telan Kekalahan Perdana, Takluk 2-3 dari Persita
Baca juga: Persija Bantai Arema 5-1, Jeremejeff Cetak Hat-trick
Baca juga: Shin Tae-yong Kagum Jakmania dan Aremania Saling Menghormati















