Ini Sosok Isra Mashel, Anak Pengacara Sandy Arifin yang Jadi Pengibar Bendera HUT RI

Nama Isra Mashel saat ini ramai menjadi perbincangan karena telah berhasil menjadi pasukan pengibar bendera merah putih pada acara HUT RI.

Isra Mashel. [Instagram]

Nama Isra Mashel saat ini ramai menjadi perbincangan karena telah berhasil menjadi pasukan pengibar bendera merah putih pada acara HUT RI.

Cekricek.id - Isra Mashel, adalah remaja SMA yang berhasil menjadi anak muda kebanggaan berkat keikutsertaannya dalam tim pasukan pengibar bendera saat HUT RI beberapa waktu lalu.

Ternyata kesuksesan yang diraihnya itu tidaklah didapat dengan mudah. Ada proses seleksi panjang yang harus dilaluinya hingga bergabung dalma Paskibraka nasional.

“Awalnya tu aku dari kelas enam SD emang berniat buat masuk Paskibraka. Karena memang paskibraka itu mirip-mirip taruna pol gitu kan,” jelas Isra dilansir dalam sebuah akun YouTube, Eabu (31/8/2022).

Lewat acara obrolan santai itu, Isra menceritakan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka adalah cita-citanya sejak kecil. Selain itu, dia juga ingin mengikuti jejak kakeknya yang menjadi taruna pol.

“Taruna pol itu cita-cita saya juga kan. Terus, kebetulan kakek itu dari taruna pol juga, jadi saya ingin nerusin kakek,” jelasnya lagi.

Berawal dari sanalah, Isra akhirnya mulai berlatih dalam Paskibraka sejak duduk di kelas 1 SMP. Dia tergabung ke dalam ekstrakurikuler Paskibraka untuk mewujudkan impiannya itu.

“Saya udah mulai latihan-latihan Paskibraka dari kelas satu SMP sampe kelas dua, karena kelas 9 itu lagi pandemi kan, kita gak latihan di sekolah,” paparnya.

Berkat kegigihannya, Isra akhirnya berhasil terpilih sebagai salah satu bagian dari Paskribraka mewakili daerahnya, Banten.

Pengacara Sandy Arifin Bangga Atas Pencapaian Putranya, Isra Mashel

Lampiran Gambar
Ini Sosok Isra Mashel, Anak Pengacara Sandy Arifin yang Jadi Pengibar Bendera HUT RI

Isra Mashel diketahui sebagai anak dari salah seorang pengacara tersohor di Indonesia yaitu Sandy Arifin. Namanya sendiri mulai ramai diperbincangkan oleh publik karena berhasil menangani banyak kasus para artis.

Mulai dari kasus perceraian hingga kasus penipuan yang melibatkan artis-artis sudah pernah ditanganinya.

Dalam acara yang sama, Sandy menyampaikan rasa bangganya pada sang anak. Katanya, kecintaan Isra pada Paskibraka sudah dimulai dari SD dengan sering mengikuti acara baris-berbaris.

“Dia dari SD udah ikut baris-berbaris memang, terus waktu SMP ikut Paskibraka juga. Tiba-tiba waktu SMA, dia mendaftarkan diri jadi Paskibraka di sekolah,” papar sang ayah.

Sandy kembali mengenang masa-masa latihan Paskibraka yang dilakukan oleh anaknya saat pandemi covid-19 merebak. Padahal saat itu situasinya tak memungkinkan untuk bertemu langsung, tapi Isra tetap menjalani latihan dari rumah.

“Bahkan latihannya pada saat PSBB itu, latihannya di rumah pake zoom (online meeting) jadi kalo sabtu minggu diajak jalan-jalan dia bilang ‘ayah aku gak mau jalan-jalan, aku gak mau latihan Paskib,” sambungnya.

Baca juga: Viral Video Wanita 20 Tahun dan Pria 50 Tahun Digerebek Polisi di Kamar Hotel Sedang Tidak Pakai Baju

Sebagai ayah, tentu saja Sandy merasa sangat bangga atas pencapaian anak laki-lakinya itu. Apalagi Isra menunjukkan keinginannya yang begitu kuat untuk bisa mencapai cita-citanya.

Baca Juga

Ilustrasi tumpukan lontar Bali beraksara Kawi terikat tali di atas meja kayu tua.
Tata Bahasa Sanskerta yang Berubah Jadi Kalender Ritual
Ilustrasi dua tangan menyodorkan map berisi lembar dokumen di atas meja kayu
Tukar CV Sebelum Menikah, Ta'aruf ala Web Series Islami di YouTube
Ilustrasi undakan batu andesit menembus padang rumput di punggungan gunung berkabut
Api Merbabu Menyingkap Tangga Batu dan Prasasti 1527 Masehi
Ilustrasi tumpukan koran berbahasa Melayu ejaan lama era 1920-an di atas meja kayu
Ketika Haji Merah Menyerang Muhammadiyah dari Mimbar dan Koran
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung