Lukisan Pada Makam Pendeta Kuno Mesir Perlihatkan Kehidupan 4.300 Tahun Lalu

Lukisan Menakjubkan Pada Makam Pendeta Kuno Mesir Perlihatkan Kehidupan 4.300 Tahun Lalu

Lukisan Menakjubkan Pada Makam Pendeta Kuno Mesir Perlihatkan Kehidupan 4.300 Tahun Lalu. [Foto: Istimewa]

Cekricek.id - Sebuah penemuan arkeologi mengungkap kisah kehidupan masyarakat Mesir Kuno melalui lukisan dinding yang menakjubkan pada sebuah makam berusia 4.300 tahun. Tim arkeolog dari Institut Arkeologi Jerman berhasil menemukan makam pendeta dan pejabat kerajaan di situs purbakala Dahshur, sekitar 33 kilometer selatan Kairo.

Makam yang dikenal sebagai mastaba ini memiliki bentuk persegi panjang dengan atap datar dan sisi miring. Di dalamnya, tim menemukan lukisan dinding yang menggambarkan pemandangan kehidupan sehari-hari masyarakat Mesir Kuno, seperti kegiatan mengirik gandum dengan cara diinjak-injak keledai, kapal yang berlayar di Sungai Nil, dan aktivitas perdagangan di pasar.

Menurut keterangan Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, prasasti hieroglif di dinding makam menyebutkan bahwa pemakaman tersebut milik Seneb-Neb-Af dan istrinya Idet.

Idet tercatat sebagai pendeta Hathor, dewi langit yang diasosiasikan dengan sensualitas, keibuan, dan musik. Sementara itu, Seneb-Neb-Af memegang beberapa posisi di istana kerajaan yang berhubungan dengan administrasi penyewa.

Lukisan Menakjubkan Pada Makam Pendeta Kuno Mesir Perlihatkan Kehidupan 4.300 Tahun Lalu
Lukisan Menakjubkan Pada Makam Pendeta Kuno Mesir Perlihatkan Kehidupan 4.300 Tahun Lalu. [Foto: Istimewa]

Stephan Seidlmayer, arkeolog yang memimpin penggalian, menjelaskan bahwa tugas Seneb-Neb-Af sulit dipastikan, namun dia mungkin bertugas menentukan siapa yang akan tinggal di kota terdekat yang dikendalikan oleh istana dan mengelola dana untuk masyarakat.

Berdasarkan gaya dan isi prasasti, desain mastaba, serta gaya tembikar, Seidlmayer memperkirakan pasangan tersebut hidup pada akhir Dinasti Kelima atau awal Dinasti Keenam, sekitar 4.300 tahun yang lalu.

Pada masa itu, piramida masih dibangun di Mesir, meskipun ukurannya lebih kecil dibandingkan piramida yang dibangun pada Dinasti Keempat di tempat seperti Giza.

Penggalian makam belum selesai dilakukan, dan tim berharap dapat menemukan lebih banyak temuan menarik.

"Bagian penguburan makam ini belum dapat digali, oleh karena itu belum ada sisa-sisa manusia yang [digali]," ungkap Seidlmayer. "Kami berharap dapat menggali lubang tersebut pada musim mendatang – dan tentu saja, sisa-sisa manusia akan menjadi perhatian utama."

Baca juga: Menemukan Jawaban: Berapa Banyak Piramida Mesir Kuno?

Penemuan ini memberikan wawasan berharga tentang kehidupan masyarakat Mesir Kuno, terutama melalui lukisan dinding yang menakjubkan yang menceritakan berbagai aktivitas sehari-hari mereka. Tidak diragukan lagi, makam ini akan menjadi sumber informasi penting bagi para arkeolog dalam mempelajari lebih jauh tentang peradaban kuno yang sangat berpengaruh di dunia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Reruntuhan bangunan candi bata peninggalan masa Jawa kuno
Petirtaan Berumur Seribu Tahun di Lereng Penanggungan Itu Tiga Kali Kena Longsor
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas