Presiden LaLiga Tebas Sebut Era Infantino Sudah Berakhir

Seorang pria berkepala plontos berjas gelap memakai mikrofon jepit menunjuk ke depan di atas panggung

Presiden LaLiga Javier Tebas dalam sebuah forum industri olahraga. Ia menyatakan era Gianni Infantino di FIFA sudah berakhir. [Foto: Goal]

Cekricek.id — Presiden LaLiga Javier Tebas menyatakan masa kepemimpinan Gianni Infantino di FIFA sudah berakhir. Ia menuduh proyek-proyek presiden FIFA itu merusak esensi sepak bola.

Mengutip Goal, Minggu (9/8/2026), pernyataan itu disampaikan Tebas dalam wawancara panjang dengan harian Prancis Le Monde.

“Bagi saya, masa Gianni Infantino sudah lama lewat,” kata Tebas. “Saya mengatakan ini bukan karena peristiwa-peristiwa terakhir; saya sudah lama memperhatikan gaya manajemen semacam ini, meski orang lain baru menyadarinya sekarang.”

Yang Dipersoalkan: Nasib Liga Nasional

Inti keberatan Tebas adalah keyakinannya bahwa visi Infantino untuk sepak bola global tidak sejalan dengan kelangsungan kompetisi domestik.

“Infantino bukan orang yang berkontribusi pada pertumbuhan sepak bola,” ujarnya. “Sebaliknya, proyek-proyeknya menghancurkan esensi sepak bola itu sendiri: liga-liga nasional.”

Ia menilai kepentingan elite terlalu diutamakan. “Sepak bola tidak terbatas pada kalangan elite. Bagi saya, era Infantino sudah berakhir. Yang tersisa adalah kapan itu berlaku dan bagaimana suksesinya berjalan,” katanya.

Baca juga: FIFA Serang Balik Kampanye Penggulingan Infantino

Bukan Sekadar Ganti Orang

Tebas menegaskan pergantian pucuk pimpinan saja tidak cukup. Ia menyebut persoalannya terletak pada sistem, bukan pada satu orang.

“Masalahnya tidak terbatas pada satu orang: ini soal keseluruhan sistem. Sistem lama bisa bertahan sekalipun orangnya berganti,” ujarnya. “Semoga keadaan benar-benar berubah, pemimpin baru datang, dan tata kelola baru ditegakkan di FIFA.”

Ia berharap yang terjadi bukan sekadar menukar sejumlah orang dengan orang lain, melainkan pembenahan menyeluruh.

Muncul Setelah Proyek FIFA Dibatalkan

Serangan ini datang tidak lama setelah FIFA terpaksa membatalkan proyek yang dirahasiakan bernama FIFA Forward Enterprise. Proyek tersebut hendak membuka entitas komersial bagi investor swasta dari luar.

Menurut Tebas, kegagalan proyek itu hanyalah gejala dari kegagalan sistemik yang jauh lebih dalam di lingkaran kekuasaan FIFA di Zurich.

Baca juga: Infantino Bantah UEFA Bayar Pesangon ke Perempuan Itu

Perseteruan Tebas dengan FIFA sudah berlangsung bertahun-tahun, terutama menyangkut penambahan turnamen antarklub — sebuah arah yang antara lain melahirkan Piala Dunia Klub berformat baru.

Baca Juga

Pelatih Genoa Daniele De Rossi bereaksi di pinggir lapangan saat pertandingan Serie A
De Rossi Sebut Jadwal Penutupan Bursa Transfer Konyol
Seorang pelatih berbicara sambil merangkul seorang pemain bek yang mengenakan seragam latihan Barcelona
Flick soal Araujo: Gaya Mainnya Bukan yang Saya Sukai
Bek sayap kanan asal Argentina Nahuel Molina di lapangan sepak bola
Nahuel Molina Tiba di Roma untuk Tes Medis
Penyerang Marcus Rashford di lapangan sepak bola
Marcus Rashford Pakai Nomor 14 di Manchester United
Bek muda Prancis Jeremy Jacquet di lapangan sepak bola
Jeremy Jacquet Disebut Siap Debut Lawan Como
Pelatih berambut putih mengenakan seragam latihan Real Madrid berwarna hijau tosca merentangkan kedua tangan
Rodri Pilih Barcelona, Real Madrid Tak Pernah Bernegosiasi