Cekricek.id — SK hynix memperluas basis produksinya di Korea Selatan secara besar-besaran. Produsen cip itu bersiap menghadapi permintaan memori untuk kecerdasan buatan yang diperkirakan terus tumbuh sampai akhir dekade ini.
Mengutip UPI, Minggu (9/8/2026), perusahaan menambah kapasitas untuk memori pita lebar tinggi (HBM), DRAM, NAND flash, dan pengemasan semikonduktor canggih di seluruh lokasi produksi utamanya, sekaligus menyiapkan pusat manufaktur berskala besar yang baru di barat daya Korea Selatan.
Lembaga riset industri Omdia memperkirakan permintaan memori DRAM dan NAND tumbuh rata-rata sekitar 19 persen per tahun hingga 2030. Ketua SK Group Chey Tae-won juga menyatakan ia memperkirakan kelangkaan cip memori global berlanjut sampai tahun yang sama.
Yongin: Empat Pabrik dan Rp6.700 Triliun
Di Yongin, sebelah selatan Seoul, SK hynix berfokus mengamankan kapasitas produksi berskala besar untuk permintaan memori jangka panjang. Perusahaan berencana membangun empat pabrik fabrikasi semikonduktor secara bertahap di Yongin Semiconductor Cluster.
Pembangunan pabrik pertama, Y1, sudah berjalan, sementara persiapan untuk fasilitas berikutnya terus bergulir. Untuk jangka panjang, SK hynix berencana menanamkan sekitar 600 triliun won atau kira-kira 407 miliar dolar Amerika Serikat di Yongin.
Dewan direksi perusahaan pada Jumat menyetujui investasi 35,2 triliun won atau 25 miliar dolar AS untuk tahap kedua proyek Yongin sampai 2031. Pembangunan pabrik kedua, Y2, dijadwalkan dimulai Juli 2027, dengan ruang bersih pertamanya beroperasi pada Juni 2029. Fasilitas itu diperkirakan memproduksi DRAM canggih, termasuk memori pita lebar tinggi yang dipakai pada server kecerdasan buatan.
Baca juga: Anthropic Jadikan Auto Mode Claude Code sebagai Bawaan
Cheongju Bergeser dari NAND ke Memori AI
SK hynix juga memperlebar peran basis produksinya di Cheongju, Korea Selatan bagian tengah. Lokasi itu selama ini berpusat pada produksi NAND flash, tetapi kini ditambah kapasitas untuk DRAM generasi berikutnya, pengemasan canggih, dan solid state drive kelas perusahaan.
M15X dikembangkan sebagai basis produksi DRAM baru setelah perusahaan mempercepat proyeknya menanggapi lonjakan permintaan memori kecerdasan buatan. Adapun P&T7, yang mulai dibangun pada April, khusus menangani pengemasan canggih untuk produk memori AI. Investasi untuk P&T7 diumumkan pada Januari sebesar sekitar 19 triliun won atau 12,9 miliar dolar AS.
Kapasitas NAND juga bertambah lewat M17. Dewan direksi baru saja menyetujui 19,1 triliun won atau sekitar 12,9 miliar dolar AS untuk fasilitas tersebut. Pembangunannya dijadwalkan mulai Februari 2027 dan ruang bersih pertamanya dibuka pada Desember 2028.
Klaster Baru Senilai 271 Miliar Dolar
Di luar Yongin dan Cheongju, SK hynix merencanakan basis produksi baru di barat daya Korea Selatan. Perusahaan berencana menanamkan sekitar 400 triliun won atau kira-kira 271 miliar dolar AS secara bertahap untuk mengembangkan klaster semikonduktor tersebut.
Rangkaian rencana ini memperlihatkan satu hal: perlombaan kecerdasan buatan tidak hanya berlangsung di perangkat lunak, tetapi juga di pabrik-pabrik yang memasok memorinya.
Baca juga: Pentagon Danai Tambang Skandium Australia USD400 Juta
Lonjakan kebutuhan komputasi itu pula yang mendorong pencarian teknologi energi baru untuk pusat data, seperti katalis sel bahan bakar yang tahan 25 ribu jam.




















