Cekricek.id — Sebagian besar warga yang mengungsi akibat rentetan kebakaran hutan di dekat Spokane, negara bagian Washington, Amerika Serikat, akhirnya diizinkan pulang ke rumah masing-masing.
Mengutip Arab News yang bersumber dari Reuters, Senin (10/8/2026), pemulangan itu berlangsung pada Minggu (9/8/2026), bersamaan dengan petugas pemadam yang meningkatkan upaya melumat titik-titik bara yang tersisa.
1.700 Pemadam Menahan Laju Api
Meski akhir pekan kembali diwarnai cuaca panas dan kering, hampir 1.700 petugas pemadam berhasil menahan penyebaran api dari tiga titik kebakaran yang meletus di pinggiran kota terpadat kedua di Washington itu pada 1 Agustus.
Hingga Minggu, ketiga kebakaran tersebut sudah menghanguskan 10.000 acre atau sekitar 4.047 hektare, serta menghancurkan atau merusak berat lebih dari 900 rumah di Spokane dan sekitarnya. Pada puncak kobaran api, sebanyak 64.000 penduduk berada di bawah perintah evakuasi ketika lidah api yang didorong angin melahap permukiman dan memaksa petugas bertahan dalam posisi defensif. Tidak ada laporan korban luka serius maupun korban jiwa.
Selama beberapa hari, kebakaran di kawasan Spokane menjadi prioritas pemadaman nomor satu di seluruh Amerika Serikat. Peringkat itu bahkan mengalahkan kawasan Pacific Northwest yang dilanda kekeringan, tempat puluhan kebakaran hutan membakar selama berpekan-pekan sambil menyemburkan asap dan jelaga ke wilayah yang luas.
Permukiman Terparah Masih Ditutup
Operasi pembersihan di Washington berlanjut pada Minggu. Regu pemadam mulai memusatkan perhatian pada titik-titik bara di puing permukiman yang paling parah terbakar. Kawasan di jantung zona kebakaran akan tetap tertutup bagi warga sampai batas waktu yang belum ditentukan, hingga otoritas dapat memastikan kondisinya benar-benar aman.
Namun sejumlah jalan sudah dibuka kembali dan perintah evakuasi dicabut di permukiman yang berada di luar jejak langsung kebakaran, sehingga warga yang terusir dari kawasan tersebut bisa kembali.
“Orang-orang sudah lebih dari sepekan berada di luar rumah mereka. Itu waktu yang lama. Dan saya tahu banyak orang yang tidak yakin apakah mereka masih punya rumah untuk dipulangi, atau kalaupun rumahnya masih berdiri, apakah mereka bisa segera menghuninya,” kata Sheriff Wilayah Spokane John Nowels dalam konferensi pers Minggu sore.
Baca juga: Topan Dolphin Mendarat di Zhejiang, 388 Penerbangan Batal
Seorang Warga Didakwa Membakar
Penyebab kebakaran di kawasan Spokane masih diselidiki. Seorang warga setempat, Aaron Farinacci (37), ditangkap pada Selasa pekan lalu (4/8/2026) dan didakwa melakukan pembakaran terkait salah satu titik api.
Hakim memerintahkan Farinacci menjalani evaluasi kejiwaan lebih dulu untuk menentukan apakah ia cakap menjalani persidangan. Ia pernah mendekam beberapa tahun di penjara atas vonis pembunuhan tidak berencana karena menghabisi nyawa ayahnya sendiri pada 2010.
Api Juga Mengamuk di Seberang Perbatasan
Di sebelah utara perbatasan Amerika Serikat-Kanada, kebakaran hutan terpisah membakar lebih dari 10.300 hektare kawasan penghasil anggur di Provinsi British Columbia sepanjang akhir pekan.
Status darurat diberlakukan di provinsi tersebut dan sekitar 18.000 orang diperintahkan mengungsi ketika dinding api yang menjulang melahap rumah beserta bangunan lain.
Baca juga: Kebakaran Hutan Meledak di Kanada, 20 Ribu Warga Okanagan Mengungsi





















