Topan Dolphin Mendarat di Zhejiang, 388 Penerbangan Batal

Peta lintasan perkiraan topan yang bergerak dari laut menuju daratan China timur dengan kerucut ketidakpastian berwarna hijau

Lintasan perkiraan Topan Dolphin melintasi China timur seusai mendarat di Provinsi Zhejiang, Minggu (9/8/2026). [Grafik: Taiwan Central Weather Administration]

Cekricek.id — Topan Dolphin menghantam China bagian timur pada Minggu (9/8/2026) dengan kecepatan angin 137 kilometer per jam, setara Kekuatan 13. Ratusan penerbangan dibatalkan dan hujan ekstrem mengguyur kawasan itu.

Mengutip UPI, Minggu (9/8/2026), topan tersebut dua kali mendarat di wilayah padat penduduk di China timur. Pendaratan pertama terjadi pukul 17.30 waktu setempat di Yuhuan, Kota Taizhou, Provinsi Zhejiang, menurut kantor berita resmi Xinhua. Pendaratan kedua menyusul di Kota Yueqing, masih di Zhejiang, sedikit lebih dari satu jam kemudian.

Baca juga: Topan Dolphin Terjang Okinawa, Kini Menuju China

Hujan Ekstrem sampai Selasa

Pusat Meteorologi Nasional China mengeluarkan peringatan kepada pemerintah daerah di kawasan tersebut agar bersiaga menghadapi hujan yang sangat lebat.

Para peramal cuaca memperkirakan hujan lebat hingga sangat lebat berlangsung sampai Selasa di sebagian besar wilayah Zhejiang, Shanghai, Jiangsu, Anhui, serta bagian utara dan tengah-timur Provinsi Hubei.

Curah hujan lokal diperkirakan mencapai sekitar 318 milimeter di Zhejiang bagian timur dan kawasan pegunungan Anhui selatan. Dalam satu jam saja, hujan bisa turun sebanyak 79 milimeter.

Di Bandar Udara Internasional Hangzhou Xiaoshan, ibu kota Provinsi Zhejiang, sebanyak 388 penerbangan datang dan berangkat dibatalkan pada Minggu.

Enam Terluka di Taipei

Topan Dolphin diperkirakan melemah menjadi badai tropis saat bergerak ke arah barat laut melintasi Zhejiang, menurut Badan Cuaca Pusat Taiwan.

Badai itu melintas di sebelah utara Pulau Taiwan. Meski tidak menghantam langsung, ekornya memicu peringatan bagi pelayaran, dan otoritas maritim menghentikan lalu lintas laut pada Senin.

Di Taiwan bagian utara, Dolphin tetap menghasilkan angin kencang dan hujan deras yang menimbulkan kerusakan tersebar. Enam orang terluka dan ratusan kejadian pohon tumbang dilaporkan di Taipei, menurut Central News Agency.

Bagi Indonesia, sistem cuaca di kawasan Pasifik barat seperti ini kerap ikut memengaruhi pola angin dan curah hujan di Tanah Air. Sepekan ini sejumlah daerah di Sumatera Barat juga diminta mewaspadai hujan lebat.

Baca juga: Kebakaran Hutan Meledak di Kanada, 20 Ribu Warga Okanagan Mengungsi

Baca Juga

Sejumlah orang mengamati peluncur rudal darat ke udara Patriot yang dipajang di sebuah lapangan udara militer
Stok Patriot AS Menipis, Pertahanan Asia Timur Cemas
Sejumlah burung kuntul bertengger di atas balok beton penghalang tank berbentuk gigi naga di kawasan perbatasan
Korea Utara Ubah Perbatasan Jadi Garis Bersenjata Nuklir
Dua petugas gendarmerie berompi antipeluru berjaga di persimpangan jalan dengan mobil van polisi di kejauhan
Empat Warga Spanyol Ditangkap atas Pencurian Jam Mewah
Bangunan bertingkat dengan dinding dan jendela rusak setelah serangan pesawat nirawak
Rusia Klaim Cegat 285 Drone Ukraina dalam 12 Jam
Potret anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Ed Case
Ed Case Menangi Pemilihan Pendahuluan Demokrat di Hawaii
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara sambil duduk di sebuah meja bundar pertemuan
Trump Disebut Siap Klaim Kemenangan Tanpa Kesepakatan Nuklir