Cekricek.id — Layanan seluler dan internet Verizon di sejumlah wilayah California Selatan, Amerika Serikat, tumbang setelah beberapa kabel serat optik operator itu diputus orang tak dikenal. Berbeda dengan gangguan sebelumnya, kali ini Verizon mengaku tahu persis apa penyebabnya.
Dikutip dari Android Authority, Minggu (9/8/2026), Verizon menyampaikan kabar tersebut lewat pembaruan di platform X. Perusahaan menyebut aksi perusakan itu memutus sejumlah kabel serat optik yang membentang di California Selatan, hingga membuat layanan seluler dan internet pelanggan ikut padam.
Kerusakan Fisik, Bukan Gangguan Sistem
Verizon menyatakan perbaikan sudah berjalan sejak kabar itu disampaikan. Operator tersebut memperkirakan layanan bisa kembali normal dalam beberapa jam berikutnya. Akar masalahnya adalah kerusakan fisik pada jaringan Verizon, bukan kegagalan sistem.
Aparat penegak hukum sudah dilibatkan untuk menyelidiki perusakan tersebut. Verizon menempatkan kasus ini sebagai persoalan serius karena kabel serat optik yang putus berdampak lebih luas ketimbang sekadar mengganggu konsumen dan pelaku usaha.
“Aksi pencurian dan perusakan jaringan merupakan ancaman langsung terhadap keselamatan dan keamanan komunitas kami,” demikian pernyataan resmi Verizon.
Baca juga: Kevin Mitnick, Peretas Terkenal AS, Meninggal Dunia pada Usia 59 Tahun
Dua Gangguan Beruntun dalam Sehari
Insiden pemutusan kabel ini menyusul gangguan lain yang lebih luas pada hari yang sama, 9 Agustus 2026, ketika layanan suara Verizon bermasalah di banyak wilayah. Untuk kasus tersebut, Verizon menyebut para insinyurnya sudah menuntaskan persoalan. Pelanggan yang masih mengalami kendala diminta menyalakan ulang perangkat masing-masing.
Keterangan soal gangguan layanan suara itu juga disampaikan Verizon lewat akun resminya di X, kanal yang sama yang kemudian dipakai untuk mengumumkan pemutusan kabel di California Selatan.
Kedua gangguan itu tampaknya tidak saling berkaitan. Pemadaman di California Selatan berakar pada kerusakan fisik terhadap infrastruktur kabel operator tersebut, bukan pada persoalan jaringan yang lebih dulu ditangani para insinyurnya.
Lokasi dan Jumlah Pelanggan Belum Diungkap
Sampai keterangan itu disampaikan, Verizon belum membuka detail yang paling ditunggu pelanggannya. Operator itu tidak menyebutkan di titik mana saja kabel-kabel tersebut diputus.
Verizon juga belum mengungkapkan berapa banyak pelanggan yang terdampak pemadaman layanan tersebut, maupun kota atau wilayah mana saja di California Selatan yang paling parah terkena imbasnya.
Belum ada pula keterangan mengenai identitas maupun motif pelaku perusakan. Verizon menggolongkan kejadian tersebut sebagai aksi pencurian dan vandalisme jaringan, dan penanganan perkaranya kini berada di tangan aparat penegak hukum.




















