Lecce Adukan Lameck Banda ke FIFA setelah Empat Pekan Bolos Latihan

Ilustrasi lapangan sepak bola kosong

Ilustrasi lapangan latihan sepak bola. [Foto: Ilustrasi/Pexels]

Cekricek.id — US Lecce melaporkan penyerang sayapnya, Lameck Banda, ke FIFA setelah pemain internasional Zambia itu tidak muncul di sesi latihan pramusim selama empat pekan. Klub Serie A tersebut juga mengadukan perkara itu ke federasi sepak bola Zambia dan federasi sepak bola Libya.

Dikutip dari Goal, Senin (10/8/2026), Banda masih terikat kontrak dengan Lecce sampai Juni 2027, ditambah opsi perpanjangan sepihak yang dipegang klub. Pemain berusia 25 tahun itu dikaitkan dengan klub Libya, Al Swehli SC, yang disebut menyiapkan gaji 1,6 juta euro per musim untuk kontrak dua tahun.

Direktur Olahraga Lecce: Kami Merasa Dikecewakan

Direktur Olahraga US Lecce, Stefano Trinchera, menyampaikan bahwa klub kehilangan kontak dengan pemainnya. “Unfortunately, we haven’t heard from Lameck Banda for several days. We are continuing to call Banda in for his medical tests, but receive no reply,” kata Trinchera.

Artinya, Lecce tidak mendapat kabar dari Banda selama beberapa hari dan terus memanggilnya untuk menjalani tes medis tanpa memperoleh jawaban.

Trinchera menambahkan bahwa klub merasa dikhianati setelah selama ini memberi dukungan kepada sang pemain. “It is an understatement to say that we feel let down. We have always been very supportive of Lameck, including in some personal matters,” ujarnya. Ia menyebut kata “kecewa” masih terlalu ringan untuk menggambarkan perasaan klub, karena Lecce selalu mendukung Banda termasuk dalam urusan pribadi.

Tawaran di Bawah Satu Juta Euro Ditolak

Menurut laporan yang sama, Al Swehli mengajukan tawaran di bawah satu juta euro untuk memboyong Banda, dan tawaran itu ditolak Lecce. Klub Italia tersebut mendatangkan Banda pada 2022 dengan biaya sekitar dua juta euro.

Sejak itu Banda mencatat 109 penampilan kompetitif bersama Lecce dengan sembilan gol dan dua belas assist. Di tingkat internasional, ia sudah mengoleksi 22 penampilan bersama tim nasional Zambia. Nilai ekonomi pemain itu bagi Lecce menjadi salah satu alasan klub menolak tawaran yang dianggap terlalu rendah.

Baca juga: Erick Thohir Bawa Pemain Liga Italia Jay Idzes ke Timnas Indonesia: Harapan Baru Garuda!

Jalur FIFA untuk Pelanggaran Kontrak

Dengan mengadukan perkara ini ke FIFA, Lecce menempuh jalur formal untuk kasus pelanggaran disiplin sekaligus dugaan pelanggaran kontrak. Aduan serupa dikirim ke federasi Zambia dan federasi Libya, dua asosiasi yang terhubung dengan kewarganegaraan pemain dan dengan klub yang meminatinya.

Mekanisme itu memungkinkan klub meminta badan pengatur sepak bola dunia menilai apakah pemain melanggar kewajiban kontraktualnya. Sanksi yang mungkin dijatuhkan mencakup hukuman kepada pemain maupun kepada klub yang terbukti membujuk pemain untuk memutus kontrak sepihak. Proses semacam ini biasanya memakan waktu berbulan-bulan sebelum keputusan final keluar.

Baca juga: UEFA, CONMEBOL, dan AFC Teken Surat Terbuka, Kecam “Penipuan” di Puncak FIFA

Selisih antara tawaran Al Swehli dan penilaian Lecce menjadi inti persoalan. Klub Libya itu menyiapkan paket gaji yang jauh di atas standar Serie A untuk pemain seusia Banda, tetapi nilai yang mereka sodorkan kepada klub pemilik kontrak jauh lebih kecil daripada biaya yang dulu dikeluarkan Lecce.

Situasi seperti ini kerap muncul ketika klub dari kompetisi di luar Eropa Barat menawarkan gaji besar kepada pemain, tetapi enggan membayar mahal kepada klub asal. Pemain kemudian berada di tengah, dengan kontrak yang masih berjalan sebagai satu-satunya pengikat.

Sampai laporan diturunkan, Banda belum memberikan penjelasan publik atas ketidakhadirannya. Lecce menyatakan tetap membuka pintu bagi pemain itu untuk kembali menjalani pemeriksaan medis dan bergabung dengan sesi latihan tim. Jendela transfer musim panas yang belum ditutup membuat posisi kedua pihak masih bisa berubah.

Baca juga: Arsenal dan Tottenham Disebut Pantau Bahoya, Pemain Tercepat Bundesliga

Baca Juga

Ilustrasi dua pemain sepak bola berebut bola
Teji Savanier Tinggalkan Montpellier, Resmi Gabung FC Metz sampai 2027
Ilustrasi pertandingan sepak bola di stadion
Micky van de Ven Teken Kontrak Baru Tottenham, De Zerbi: Salah Satu Bek Terbaik Eropa
Pesepak bola menggiring bola di lapangan
Portsmouth Pulangkan Abu Kamara dari Hull City, Kontrak Tiga Tahun
Penanganan pada bagian lutut seorang atlet
Absen 1.146 Hari karena Cedera, Daniel-Kofi Kyereh Gabung VfL Osnabruck
Dua petinju perempuan mengenakan sarung tinju di ruang latihan
Fatima Zahra, Petinju Perempuan Pertama Pakistan Peraih Medali Commonwealth
Pesepak bola berebut bola dalam sebuah pertandingan
Liga Sepak Bola Palestina Bergulir Lagi 4 September setelah Vakum Tiga Tahun