UNRI Buka Pojok Literasi dan Gerai Wirausaha Mahasiswa di Tepi Danau Kampus

Sivitas akademika Universitas Riau berfoto bersama di bawah tenda pada peresmian pojok literasi dan gerai wirausaha di tepi danau kampus

Peresmian Pojok Literasi Danau dan Gerai Aksi Mahasiswa di kawasan Jembatan Kupu-Kupu, Universitas Riau. [Foto: Humas Universitas Riau]

Cekricek.id — Universitas Riau membuka dua fasilitas mahasiswa di tepi danau kampus: sebuah pojok baca dan sebuah gerai usaha. Keduanya diletakkan di kawasan Jembatan Kupu-Kupu, titik yang paling ramai dilintasi mahasiswa di lingkungan kampus Pekanbaru.

Pojok Literasi Danau, disingkat POLIDAN, dan Gerai Aksi Mahasiswa atau GAMA diresmikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNRI, Hermandra, pada Senin (10/8/2026), dikutip dari laman resmi Universitas Riau, unri.ac.id. Kegiatan itu digagas Badan Eksekutif Mahasiswa dengan tema membuka cakrawala lewat literasi bersama alam di ruang kolaboratif tepi danau.

Membaca dan berdagang di satu tempat

Hermandra menyebut dua fasilitas itu sengaja disandingkan karena menyasar dua kebiasaan yang ingin ditumbuhkan sekaligus. “Melalui kegiatan ini diharapkan Jiwa kewirausahaan mahasiswa bertumbuh dan minat literasi meningkat, semakin gemar membaca,” katanya.

Ia menjelaskan gerai yang berdiri di sebelah pojok baca bukan kantin biasa, melainkan wadah usaha yang dikelola mahasiswa sendiri. “Selain pojok literasi, BEM juga mempunyai Gerai Aksi Mahasiswa (GAMA) yang merupakan program pengelolaan UMKM khusus mahasiswa yang ingin berwirausaha di lingkungan kampus,” ujar Hermandra.

Baca juga: 45 Pengrajin Pariaman Terima Paket Usaha Batik dan Rajut, Pemko Janjikan Pendampingan

Hermandra berharap keduanya membentuk siklus yang saling menopang, sehingga habitat akademik mahasiswa terdorong pada komitmen meningkatkan literasi sekaligus jiwa wirausaha.

Alasan memilih tepi danau

Danau kampus UNRI berada di lingkungan Universitas Riau di Pekanbaru dan selama ini lebih dikenal sebagai ruang santai daripada ruang belajar. Jembatan Kupu-Kupu yang membentang di kawasan itu menjadi penanda sekaligus jalur lintas antargedung, sehingga arus mahasiswa yang melewatinya berlangsung sepanjang hari.

Pejabat sementara Presiden Mahasiswa UNRI, M Yahya Ramadani, menjelaskan pemilihan lokasi berangkat dari kebiasaan yang sudah ada, bukan dari rencana di atas kertas. Kawasan danau kampus selama ini menjadi tempat mahasiswa berkumpul di luar jam kuliah.

“Karena Danau Unri banyak pengunjung, jadi penting menghadirkan Pojok Literasi dan Gerai Wirausaha mahasiswa di area danau,” kata Yahya.

Menurut Yahya, pojok literasi diarahkan untuk memperluas cara pandang mahasiswa, sementara GAMA menjadi tempat berlatih mengelola usaha mikro bagi mereka yang ingin berwirausaha selama masih kuliah.

Baca juga: Tingkat Kegemaran Membaca Sumbar 54,8, Perpusnas Ingatkan Daerah Tak Cepat Puas

Unit pendukung dan tantangan keberlanjutan

Program literasi kampus di Indonesia umumnya berdiri di dalam gedung perpustakaan. Menariknya keluar ke ruang terbuka adalah taruhan bahwa mahasiswa lebih mungkin membuka buku di tempat yang memang sudah mereka datangi, ketimbang di ruang yang harus didatangi dengan sengaja.

Pusat Bahasa dan Lembaga Uji Kompetensi yang ikut terlibat membuka kemungkinan pojok ini juga dipakai untuk kegiatan pelatihan, bukan hanya penyediaan bacaan.

Sejumlah unit kerja kampus ikut menopang kegiatan ini, di antaranya Perpustakaan Universitas, Pusat Bahasa, dan Lembaga Uji Kompetensi. Keterlibatan perpustakaan menjadi penentu apakah koleksi di pojok baca itu akan terus berganti atau berhenti pada rak yang sama.

Fasilitas literasi berbasis ruang terbuka lazimnya menghadapi dua persoalan yang sama: cuaca dan perawatan. Pojok baca di area terbuka memerlukan penanganan khusus untuk buku, sementara gerai usaha mahasiswa bergantung pada pergantian pengelola tiap periode kepengurusan BEM.

Keduanya diresmikan pada awal tahun ajaran, saat mahasiswa baru mulai memenuhi kampus. Waktu itulah yang membuat program semacam ini punya peluang menempel pada kebiasaan angkatan baru, alih-alih berhenti sebagai kegiatan seremonial satu hari.

Baca juga: Dosen Ilmu Komputer UNRI Rancang Dasbor Green Policing untuk Polda Riau

Baca Juga

Delegasi Kementerian Luar Negeri dan pimpinan Universitas Andalas duduk berhadapan dalam pertemuan di ruang rektorat
UNAND Ajak Sumbar Berpaling ke Samudra Hindia lewat Kerja Sama IORA
Ilustrasi anak-anak belajar di ruang kelas darurat
Pendaftaran Sekolah Makkah di Gaza Selatan Dibuka, Seribu Murid pada Tahap Pertama
Alat penerjemah bahasa isyarat dua arah buatan mahasiswa ITB
Mahasiswa ITB Rakit SignWave, Penerjemah Isyarat Dua Arah untuk Kelas Reguler
Suasana diskusi soal pengangguran terpelajar di Universitas Gadjah Mada
Guru Besar UGM: Penganggur Lulusan Perguruan Tinggi Tembus 1,03 Juta Orang
Rapat koordinasi perpustakaan se-Sumatera Barat
Tingkat Kegemaran Membaca Sumbar 54,8, Perpusnas Ingatkan Daerah Tak Cepat Puas
Ilustrasi dua siswa sekolah dasar membaca lewat tablet
Dosen UNP Bikin Komik Digital Mitigasi Bencana untuk Siswa SD di Bungo Pasang