Gudang Amunisi di Bulgaria Ludes Terbakar setelah Rentetan Ledakan

Dua petugas pemadam kebakaran di ujung tangga mobil damkar menyemprotkan air ke kepulan asap hitam

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah kepulan asap tebal. Foto ilustrasi, bukan foto peristiwa. [Foto: Ilustrasi/Pexels]

Cekricek.id — Kebakaran di sebuah pabrik amunisi di Bulgaria tengah menghanguskan satu gudang peluru setelah rentetan ledakan berlangsung sepanjang Senin. Pekerja pabrik dan warga di sekitarnya sempat dievakuasi, tetapi tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan.

Api mula-mula membakar sebuah truk di kompleks pabrik milik produsen senjata swasta EMCO, dekat Desa Belitsa di Kotamadya Tryavna, lalu merambat dan memicu ledakan di gudang-gudang penyimpanan, dikutip dari Anadolu Agency, Senin (10/8/2026).

Gudang hancur, bangunan lain selamat

Menteri Dalam Negeri Bulgaria Ivan Demerdzhiev menyatakan tidak ada indikasi keterlibatan pihak asing dalam peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kerusakan terbatas pada satu titik.

“Gudang amunisi itu hancur sepenuhnya, sementara bangunan lain tidak terdampak,” kata Demerdzhiev.

Regu pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan api. Petugas juga harus memadamkan kobaran yang menjalar ke kawasan berhutan di sekitar pabrik, sementara aparat menutup area dan membatasi akses menuju lokasi.

Baca juga: Enam Belas Pekerja Bangladesh Tewas dalam Kebakaran Pabrik Sofa di Riyadh

Warga diminta menutup jendela

Kotamadya Tryavna terletak di kaki Pegunungan Balkan, kawasan berbukit dan berhutan yang membuat pemadaman kebakaran lebih sulit sekaligus meningkatkan risiko api merambat ke vegetasi kering di sekitarnya.

Pada jam-jam pertama, penduduk di sekitar lokasi diminta menutup jendela, mengenakan masker pelindung, dan menghindari kegiatan di luar rumah karena asap tebal yang membubung dari kompleks pabrik. Imbauan itu kemudian dicabut setelah pengukuran menunjukkan kualitas udara tidak menyimpang dari angka normal.

Penyebab kebakaran masih diselidiki. Manajer EMCO, Slavcho Dimiev, menyebut satu kemungkinan yang sedang ditelusuri. “Penyalaan spontan pada muatan pendorong adalah salah satu penjelasan yang mungkin,” ujarnya. Perusahaan belakangan menyatakan kesalahan manusia tidak menjadi penyebabnya.

Pihak berwenang menyatakan lokasi belum bisa diperiksa sepenuhnya sekurang-kurangnya selama 24 jam ke depan karena risiko ledakan susulan masih ada.

Baca juga: Jerman: Kami Sasaran Perang Hibrida Setiap Hari

Industri amunisi yang sedang dipacu

Bahwa tidak ada korban jiwa dalam ledakan beruntun di gudang amunisi termasuk hasil yang jarang. Evakuasi pekerja dan penduduk sekitar yang berjalan sebelum ledakan terbesar terjadi menjadi faktor yang membedakan peristiwa ini dari sejumlah kecelakaan serupa di masa lalu.

Bulgaria termasuk produsen amunisi tua di Eropa Timur, dengan pabrik-pabrik yang berdiri sejak era Blok Timur dan sebagian di antaranya berlokasi di lembah-lembah pegunungan seperti kawasan Tryavna. Permintaan terhadap produk mereka melonjak sejak perang di Ukraina dimulai, karena kaliber yang mereka buat cocok dengan persenjataan yang dipakai di medan tempur itu.

Lonjakan permintaan itu berarti pabrik bekerja lebih padat, gudang lebih penuh, dan jadwal produksi lebih rapat dibanding satu dasawarsa lalu. Rangkaian kebakaran dan ledakan di fasilitas amunisi di berbagai negara Eropa dalam beberapa tahun terakhir membuat setiap insiden semacam ini otomatis menimbulkan pertanyaan tentang sabotase, sebelum penyelidikan sempat menyimpulkan apa pun.

Pernyataan Demerdzhiev yang menutup kemungkinan campur tangan asing datang lebih cepat dari biasanya dalam kasus seperti ini. Penyelidikan resmi tetap berjalan, dan hasilnya baru bisa dipastikan setelah lokasi cukup aman untuk didatangi tim pemeriksa. Sampai saat itu tiba, yang tersedia hanyalah keterangan sementara dari kementerian dan dari perusahaan pemilik pabrik, yang keduanya sama-sama belum berpijak pada pemeriksaan langsung di titik ledakan.

Baca juga: Drone Ukraina Serang Kota Kilang Minyak Nizhnekamsk, Otoritas Rusia Sebut 12 Tewas

Baca Juga

Gerbang batu bergaya klasik di pusat Kota Chisinau dengan bendera Moldova berkibar di belakangnya
Rusia Peringatkan Moldova dan Ukraina soal Provokasi Bersenjata di Transnistria
Kapal tongkang melintasi jalur air di Eropa saat muka air rendah
Debit Sungai Rhine Anjlok ke Rekor Terendah, Pelayaran Eropa Terancam Lumpuh
Perbukitan hijau Dataran Tinggi Golan dengan turbin angin dan pegunungan bersalju di kejauhan
Kolombia Akui Kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, Ikuti Jejak AS
Deretan gedung tinggi di tepi laut Beirut, Lebanon, saat matahari terbenam
Aoun: Kami Tak Akan Biarkan Israel Bertahan Seinci Pun di Tanah Lebanon
Bangunan permukiman memenuhi lereng bukit di kawasan berbukit
Menhan Israel Jadikan Permukiman dan Operasi Pembunuhan Bahan Kampanye Likud
Palu sidang tergeletak di atas landasan kayu di meja pengadilan
Mahkamah Agung Rusia Coret Yabloko, Satu-satunya Partai Penentang Perang