Bus Wisata Polandia Terguling di Hongaria, 12 Orang Tewas

Bangkai bus wisata asal Polandia yang terguling di jalan tol M3, Hongaria.

Bangkai bus wisata asal Polandia yang terguling di jalan tol M3, Hongaria. [Foto: MTI/Mathe Gabor via Euronews]

Cekricek.id — Sedikitnya 12 orang tewas setelah sebuah bus yang mengangkut wisatawan Polandia terguling di jalan tol M3, Hongaria bagian timur laut, pada Minggu dini hari. Sedikitnya sepuluh penumpang lain mengalami luka berat dalam kecelakaan tersebut.

Dikutip dari Euronews, euronews.com, Minggu (16/8/2026), bus itu terbalik dan masuk ke parit di ruas antara Mezokeresztes dan Mezonagymihaly. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi 35 orang hingga pukul 03.00 waktu setempat, sementara sejumlah penumpang sempat terjepit di bawah badan kendaraan.

Perdana Menteri Hongaria Peter Magyar mengonfirmasi jumlah korban melalui pernyataan resminya dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta terima kasih kepada para petugas penyelamat.

Baca juga: Sungai-Sungai Besar Eropa Susut ke Rekor Terendah Akibat Kekeringan

“Dua belas orang kehilangan nyawa dan sedikitnya sepuluh orang mengalami luka berat pada malam hari, ketika sebuah bus Polandia terguling ke parit di jalan tol M3,” kata Peter Magyar.

Sopir Ditahan, Penyelidikan Berjalan

Menteri Dalam Negeri Hongaria Gabor Posfai menyatakan total 47 orang berada di dalam bus saat kecelakaan terjadi. Ia juga mengonfirmasi bahwa sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan aparat dan berada dalam tahanan.

Penahanan sopir merupakan prosedur lazim dalam penyelidikan kecelakaan lalu lintas berkorban jiwa di Hongaria dan belum berarti penetapan kesalahan. Penyebab bus terguling belum diumumkan pihak berwenang hingga laporan ini diturunkan. Ruas M3 sendiri merupakan jalur utama yang menghubungkan Budapest dengan kawasan timur laut Hongaria dan kerap dilalui bus wisata lintas negara pada musim liburan musim panas.

Selisih antara 47 penumpang yang diberitakan berada di dalam bus, 35 orang yang berhasil dievakuasi, dan 12 korban tewas menunjukkan bahwa hampir seluruh penumpang terdampak langsung dalam peristiwa tersebut. Sepuluh di antara para penyintas dilaporkan berada dalam kondisi luka berat.

Belasungkawa dari Warsawa

Kecelakaan ini menjadi duka nasional bagi Polandia karena seluruh penumpang bus merupakan warga negara tersebut. Presiden Polandia Karol Nawrocki termasuk pejabat pertama yang bereaksi atas kabar dari Hongaria itu.

Baca juga: Hujan Rekor Rendam Chiba Jepang, Sembilan Tewas dan 400.000 Warga Mengungsi

“Saya turut berdoa dan menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga serta orang-orang terkasih para korban,” kata Karol Nawrocki.

Menteri luar negeri Polandia juga turut mengonfirmasi musibah tersebut dan menyampaikan belasungkawa, seiring koordinasi konsuler antara Warsawa dan Budapest untuk mengidentifikasi korban serta mendampingi keluarga yang berduka.

Perjalanan bus lintas negara merupakan moda favorit wisatawan Eropa Tengah pada Agustus karena biayanya jauh lebih murah dibandingkan penerbangan. Kecelakaan berkorban banyak jiwa seperti ini kembali menempatkan perhatian pada pengawasan jam kerja pengemudi bus jarak jauh, kondisi armada, serta keselamatan perjalanan malam di jalan tol Eropa Tengah.

Evakuasi berlangsung dalam gelap dan menuntut kerja cepat regu penyelamat. Fakta bahwa 35 orang berhasil dikeluarkan dari badan bus sebelum pukul 03.00 waktu setempat menunjukkan operasi penyelamatan berjalan hanya dalam hitungan jam sejak laporan pertama diterima. Sebagian penumpang harus dikeluarkan dari posisi terjepit di bawah kendaraan yang terbalik, situasi yang menuntut peralatan pemotong dan pengangkat berat di lokasi.

Baca juga: Banjir dan Longsor Landa China, 76 Tewas; Xi Serukan Perbaikan Mitigasi

Pihak berwenang Hongaria menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Jumlah korban tewas berpotensi berubah mengingat sepuluh penumpang masih dalam kondisi luka berat saat laporan dari lokasi kejadian disusun.

Baca Juga

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di New York.
Trump Ingin Jadikan Selat Hormuz Wilayah AS, Ini Kata Pakar
Ilustrasi sepeda motor listrik di stasiun pengisian daya.
Harga BBM Melonjak, Motor Listrik Kian Diminati di Nigeria
Delegasi Indonesia dan Uni Eropa dalam pertemuan Joint Implementation Committee ke-11 FLEGT-VPA.
Indonesia dan Uni Eropa Bahas Kayu Legal di Pertemuan JIC Ke-11
Tumpukan senjata api yang diserahkan dalam program pembelian kembali.
Australia Mulai Beli Kembali Senjata Api pada 2 November
Bendera India berkibar
Modi Janji India Jadi Negara Maju 2047, Latih 10 Juta Anak Muda AI
Kepadatan lalu lintas di sebuah ruas jalan di Hanoi
Polisi Hanoi Terjunkan Drone Awasi Pelanggaran dan Kemacetan Lalu Lintas