Penjualan Home Depot Naik 5,7 Persen di Kuartal Kedua

Gerai Home Depot

Bagian luar sebuah gerai Home Depot di Amerika Serikat. [Foto: AP Photo/Gene J. Puskar]

Cekricek.id — Peritel perlengkapan rumah terbesar di dunia, Home Depot, membukukan penjualan bersih 47,9 miliar dolar Amerika Serikat pada kuartal kedua tahun fiskal 2026. Angka itu diumumkan perusahaan melalui rilis resmi di ir.homedepot.com pada Selasa, 18 Agustus 2026, untuk kuartal berdurasi 13 pekan yang berakhir pada 2 Agustus 2026.

Penjualan tersebut naik 2,6 miliar dolar Amerika Serikat atau 5,7 persen dibandingkan kuartal kedua tahun fiskal 2025 yang tercatat 45,277 miliar dolar Amerika Serikat. Penjualan setara toko naik 1,7 persen secara global dan 1,3 persen di Amerika Serikat.

Baca juga: Imbal Hasil Obligasi Eropa Tembus Tertinggi 17 Tahun

Laba bersih perusahaan pada kuartal kedua mencapai 4,766 miliar dolar Amerika Serikat atau 4,79 dolar Amerika Serikat per saham dilusian, naik dari 4,551 miliar dolar Amerika Serikat atau 4,58 dolar Amerika Serikat per saham dilusian pada periode yang sama tahun fiskal 2025. Laba per saham dilusian yang disesuaikan tercatat 4,92 dolar Amerika Serikat.

Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Direktur Keuangan Home Depot, Richard McPhail, menyebut capaian itu melampaui rencana internal. “Hasil kuartal kedua kami melampaui ekspektasi kami. Kami melihat permintaan yang meluas di seluruh lini bisnis seiring pelanggan terus mengerjakan proyek-proyek berskala kecil,” kata McPhail.

Transaksi Turun, Nilai Belanja Naik

Rincian data memperlihatkan pola belanja yang berubah. Jumlah transaksi pelanggan turun 1,0 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sementara nilai rata-rata setiap struk belanja naik menjadi 92,50 dolar Amerika Serikat dari 90,01 dolar Amerika Serikat setahun lalu.

Baca juga: Iran Tutup Selat Hormuz, AS Siapkan Sanksi Ekonomi Baru

Direktur Pelaksana GlobalData, Neil Saunders, mencatat bahwa segmen proyek besar masih tertekan. “Jumlah proyek bertiket besar yang dikerjakan masih turun, yakni melemah 2,1 persen dibanding tahun lalu. Kekhawatiran soal pembiayaan dan minimnya aktivitas pindah rumah pada periode sebelumnya sama-sama menjadi beban besar bagi segmen bertiket besar,” kata Saunders. Pada saat yang sama, proyek berskala kecil tumbuh 1,5 persen secara tahunan.

Latar pasar perumahan Amerika Serikat ikut membentuk pola tersebut. Suku bunga kredit pemilikan rumah tetap 30 tahun berada di kisaran 6,5 persen, sehingga banyak pemilik rumah yang sebelumnya mengunci bunga rendah memilih merenovasi hunian yang sudah ditempati ketimbang pindah.

Panduan Tahun Fiskal Dipertahankan

Home Depot menegaskan kembali panduan kinerja tahun fiskal 2026 tanpa perubahan. Perusahaan memperkirakan pertumbuhan penjualan total 2,5 persen hingga 4,5 persen, penjualan setara toko datar hingga naik 2,0 persen, marjin kotor sekitar 33,1 persen, dan marjin operasi 12,4 persen hingga 12,6 persen. Pertumbuhan laba per saham dilusian diperkirakan datar hingga 4,0 persen, dengan rencana pembukaan sekitar 15 gerai baru.

Baca juga: Nvidia Gandeng Enam Raksasa Wall Street dalam Kesepakatan US$500 Miliar

Wakil Presiden Eksekutif Senior Home Depot, Ann-Marie Campbell, mengaitkan hasil kuartalan itu dengan investasi perusahaan dan kinerja karyawan. “Hasil kuartal ini adalah bukti dari investasi kami di seluruh lini bisnis dan fokus rekan-rekan kerja kami pada pelayanan pelanggan. Tim kami menjalankan tugas dengan sangat baik di tengah lingkungan yang dinamis, dan saya ingin berterima kasih atas kerja keras serta dedikasi mereka yang berkelanjutan,” kata Campbell.

Bersamaan dengan rilis kinerja, perusahaan mengumumkan peluncuran layanan Express Delivery ke seluruh wilayah Amerika Serikat untuk pelanggan profesional maupun pelanggan yang mengerjakan sendiri renovasi rumahnya. Layanan itu dikenakan biaya tetap kecil tanpa keharusan berlangganan atau menjadi anggota.

Home Depot mengoperasikan 2.364 gerai ritel di 50 negara bagian Amerika Serikat, Distrik Columbia, Puerto Riko, Kepulauan Virgin Amerika Serikat, Guam, sepuluh provinsi di Kanada, dan Meksiko, dengan lebih dari 470.000 karyawan. Dikutip dari fortune.com, harga saham perusahaan naik 2 persen pada perdagangan pramarket setelah laporan itu terbit.

Baca Juga

Pegunungan bersalju di Utah
Gelombang Panas Pemakan Salju Meluas di Barat Amerika
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyerahkan bantuan secara simbolis
Kemendag Salurkan Rp250 Juta, Empat Pasar NTT Rusak
Gedung Bank Sentral Eropa di Frankfurt Jerman
Imbal Hasil Obligasi Eropa Tembus Tertinggi 17 Tahun
OJK menggelar edukasi keuangan bagi peserta Jambore Nasional Pramuka
OJK Edukasi Keuangan 7.500 Pramuka di Jambore Nasional
Bank Indonesia menggelar dialog internasional tentang pengelolaan uang rupiah
BI Olah 72 Persen Limbah Uang Kertas Jadi Nilai Baru
Duane Davis dalam sidang pembunuhan Tupac Shakur di Las Vegas
Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai Setelah 30 Tahun