Sidang Pembunuhan Tupac Shakur Dimulai Setelah 30 Tahun

Duane Davis dalam sidang pembunuhan Tupac Shakur di Las Vegas

Duane Davis dalam sidang pembunuhan Tupac Shakur di Pengadilan Distrik Clark County, Las Vegas. [Foto: AFP]

Cekricek.id — Sidang pembunuhan rapper Amerika Serikat Tupac Shakur akhirnya memasuki tahap pernyataan pembuka di Pengadilan Distrik Clark County, Las Vegas, pada Senin, 17 Agustus 2026, hampir 30 tahun setelah penembakan yang mengguncang dunia musik hip-hop itu terjadi. Terdakwanya adalah Duane Davis, mantan pemimpin geng berusia 63 tahun yang lebih dikenal dengan julukan Keffe D, satu-satunya orang yang pernah didakwa dalam perkara tersebut.

Jaksa: Pembalasan atas Pemukulan Keponakan

Jaksa Kepala Wakil Distrik Clark County, Binu Palal, membuka persidangan dengan menyebut penembakan itu sebagai aksi balas dendam yang direncanakan. Menurut Palal, Davis memang tidak menembakkan senjata, tetapi ia mengatur segalanya. “Anda akan mengetahui bahwa ketika kesempatan untuk membalas datang, Duane Davis memastikan para penembak sudah bersenjata dan siap menjalankan rencana mereka,” katanya di hadapan juri. Jaksa menggambarkan Davis sebagai komandan di lapangan sekaligus komandan di lokasi kejadian. Dikutip dari Al Jazeera.

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi ke Presiden Mahkamah Pidana Internasional

Palal menyatakan Davis merencanakan penembakan itu sebagai pembalasan atas pemukulan terhadap keponakannya, meski ia sendiri tidak menarik pelatuk. Keponakan yang dimaksud adalah Orlando Anderson, yang dijuluki Baby Lane. Anderson dikeroyok rombongan Shakur di kasino MGM Grand seusai pertandingan tinju pada 7 September 1996. Menurut jaksa, Davis menghabiskan sekitar dua jam menyusun rencana pembalasan sebelum Shakur ditembak dari sebuah mobil yang melaju di dekat kawasan Paradise, tak jauh dari Las Vegas Strip. Rapper berusia 25 tahun itu meninggal beberapa hari kemudian.

Pembela Sebut Perkara Ini Fiksi

Kuasa hukum Duane Davis, Michael Sanft, menyerang balik konstruksi jaksa dan menantang juri menimbang sendiri bukti yang disodorkan. “Apakah yang mereka katakan itu kebenaran atau fiksi?” ujarnya. Sanft menegaskan tidak ada fakta yang menopang dakwaan terhadap kliennya dan menyebut kerja penyidik dalam perkara ini berat sebelah, ceroboh, sekaligus tidak tuntas. Davis sendiri menyatakan tidak bersalah atas satu dakwaan pembunuhan dengan senjata mematikan berikut dakwaan terkait aktivitas geng.

Baca juga: Gubernur Indiana Cairkan Dana Darurat Korban Banjir

Jaksa bersandar pada rangkaian pengakuan Davis sendiri. Ia disebut berulang kali menceritakan keterlibatannya dalam wawancara pada 1998, 1999, dan 2009, serta dalam buku memoarnya yang terbit pada 2019. Pengakuan-pengakuan itulah yang bertahun-tahun kemudian mendorong kepolisian Las Vegas membuka kembali berkas perkara yang lama membeku.

Saksi Ungkap Penyidikan yang Buntu

Pada hari pertama, sejumlah mantan personel kepolisian Las Vegas memberikan keterangan, termasuk mantan detektif pembunuhan Brent Becker yang bersaksi melalui sambungan video. Para saksi menuturkan bahwa Shakur menolak menyebutkan siapa yang menyerangnya, sementara penyidik kesulitan memperoleh kerja sama dari saksi-saksi lain di sekitar lokasi. Kebuntuan itu membuat kasus tersebut menggantung selama hampir tiga dekade.

Baca juga: Badai Lala Hawaii: Perempuan 90 Tahun Tewas Terseret Banjir

Persidangan dipimpin Hakim Carli Kierny dan diperkirakan berlangsung hingga enam pekan. Salah satu nama yang berpeluang dipanggil ke kursi saksi adalah salah satu pendiri Death Row Records, Marion Knight, yang akrab disapa Suge Knight. Ia berada di dalam mobil yang sama dengan Shakur saat penembakan terjadi dan kini tengah menjalani hukuman 28 tahun penjara untuk perkara lain. Tupac Shakur, rapper asal California yang melejit sepanjang dekade 1990-an, meninggalkan sejumlah album yang menembus puncak tangga lagu Billboard, baik semasa hidupnya maupun setelah kematiannya. Dikutip dari Euronews.

Baca Juga

Presiden Mahkamah Pidana Internasional Tomoko Akane
AS Jatuhkan Sanksi ke Presiden Mahkamah Pidana Internasional
Petugas penyelamat mengevakuasi warga dari banjir di Indiana
Gubernur Indiana Cairkan Dana Darurat Korban Banjir
Banjir akibat hujan deras Badai Lala di Kabupaten Hawaii
Badai Lala Hawaii: Perempuan 90 Tahun Tewas Terseret Banjir
Citra satelit asap kebakaran hutan di Utah Amerika Serikat
NASA Buru Awan Api PyroCb Kebakaran Hutan di Utah
Suasana jalan di Addis Ababa ibu kota Ethiopia
Jelaga Addis Ababa 9 Kali Lebih Pekat dari Kota AS
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api seusai serangan Rusia di Kyiv
Rusia Tembakkan 376 Rudal, Ukraina Kehabisan Pencegat