
Cekricek.id — Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengaku puas dengan intensitas permainan timnya saat menjalani laga uji coba pramusim melawan PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (20/08/2026). Laga yang berakhir imbang 1-1 itu menjadi bagian dari persiapan kedua tim jelang bergulirnya Super League 2026/2027, menurut keterangan tertulis PT Liga Indonesia Baru, Jumat (21/08/2026).
PSM Unggul Lebih Dulu
Bertanding dengan format tiga babak 40 menit, PSM Makassar sempat unggul lebih dahulu lewat gol pada menit ke-35. PSS Sleman kemudian menyamakan kedudukan melalui gol Matheus Fornazari pada menit ke-38, sehingga laga uji coba tersebut berakhir dengan skor 1-1.
Baca juga Borneo FC Tutup TC Yogyakarta Lawan Garudayaksa dan Madura
Huistra menilai laga tersebut sangat bermanfaat bagi pematangan fisik dan mental para pemainnya. “Pertandingan lawan PSM sangat bermanfaat. Hampir setiap pemain bermain lebih dari 60 hingga 70 menit,” ujar Huistra, menurut keterangan tertulis PT Liga Indonesia Baru, Jumat (21/08/2026).
Baca juga Kovac Puji Reaksi Dortmund Jelang Supercup Lawan Bayern
Manfaatkan Masa Pramusim
Pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa periode pramusim menjadi momentum tepat untuk mengeksplorasi kondisi fisik pemain secara maksimal sebelum kompetisi resmi bergulir. “Masa pramusim adalah waktu tepat untuk melakukan hal tersebut. Saat kompetisi sudah berjalan, lebih sulit,” katanya.
Baca juga Xabi Alonso Siapkan Chelsea Jelang Pembuka Lawan Fulham
Huistra turut menekankan pentingnya konsistensi fokus dan agresivitas dalam duel-duel individu jelang Super League 2026/2027 bergulir. “Harus tetap fokus, siap melakukan tekel, dan bermain dengan kuat,” tegasnya.
















