Cekricek.id — Pelatih kepala Borussia Dortmund, Niko Kovac, memuji daya juang timnya setelah bangkit dari ketinggalan dua gol untuk menahan imbang AS Roma 2-2 pada laga uji coba pramusim. Hasil itu menjadi persiapan terakhir Dortmund sebelum menghadapi Bayern Munich pada Franz Beckenbauer Supercup, 22 Agustus 2026.
Tertinggal Dua Gol dalam Sembilan Menit
Dikutip dari bundesliga.com, Dortmund langsung kebobolan dua gol dari wakil Serie A itu hanya dalam sembilan menit pertama. Julian Ryerson dan Serhou Guirassy kemudian membalikkan keadaan menjadi 2-2 dan menyelamatkan tim asal Ruhr tersebut dari kekalahan.
Baca juga: Harry Kane Buka Pintu Perpanjangan Kontrak di Bayern
Kovac tidak menutupi kekecewaannya pada pembukaan laga, namun menilai respons anak asuhnya sesudah itu layak dipuji.
“Pada delapan menit pertama kami benar-benar tidak hadir. Kami dua kali lengah, tetapi setelah itu kami menunjukkan reaksi yang bagus,” kata Kovac.
Baca juga: Kane Ragu Main Penuh, Bayern Tutup Pramusim di Heidenheim
Salah satu sorotan datang dari Konstantinos Karetsas. Pemain berusia 18 tahun yang direkrut pada bursa transfer musim panas ini tampil menjanjikan pada penampilan keduanya bersama Dortmund dan sempat membentur mistar gawang pada babak kedua. Ia sebelumnya juga mencuri perhatian saat Dortmund menghadapi Arsenal di rangkaian pramusim.
Ricken: Modal Bagus Menuju Supercup
Direktur olahraga Borussia Dortmund, Lars Ricken, menilai jadwal uji coba melawan lawan-lawan papan atas Eropa memberi bekal yang tepat menjelang laga resmi pertama musim ini.
Baca juga: Elkann: Ambisi Juventus Selalu Menang di Serie A dan Eropa
“Kami sudah menghadapi dua lawan top Eropa, jadi kami melangkah ke Supercup melawan Bayern dengan perasaan yang baik,” ujar Ricken.
Dortmund akan bertandang menghadapi juara bertahan Bundesliga, Bayern Munich, pada 22 Agustus 2026. Laga itu memperebutkan trofi resmi pertama sepak bola Jerman musim 2026/27, sebelum kompetisi Bundesliga bergulir pada 28 Agustus 2026.
Lini Tengah dan Pertahanan Jadi Kunci
Menjelang Der Klassiker, Kovac tampak sudah menetapkan duet gelandang tengahnya. Jobe Bellingham dan Felix Nmecha tampil bersama sejak menit awal pada tiga laga uji coba terakhir. Bellingham mengoleksi 20 penampilan sebagai starter di liga pada musim 2025/26, sedangkan Nmecha mencatat 25 laga sebagai starter sebelum cedera lutut menghentikannya pada Maret. Nmecha juga tampil dalam empat pertandingan bersama timnas Jerman di Piala Dunia 2026.
Di kubu tuan rumah, Bayern mengandalkan Aleksandar Pavlovic dan Tom Bischof di posisi yang sama. Keduanya hanya mengumpulkan total 30 laga sebagai starter sepanjang musim lalu, sehingga laga Supercup menjadi kesempatan pembuktian bagi mereka.
Sektor pertahanan menjadi kekuatan kedua tim. Dortmund hanya kebobolan 34 gol pada musim lalu dengan mengandalkan duet Nico Schlotterbeck dan Waldemar Anton. Bayern menambah pilihan di sisi kiri dengan mendatangkan Nathaniel Brown dari Eintracht Frankfurt untuk bersaing dengan Alphonso Davies yang masih dalam masa pemulihan, sementara Jonathan Tah dan Dayot Upamecano mengisi jantung pertahanan.
Selain Karetsas, Dortmund juga memiliki penyerang muda Samuele Inácio yang mencetak gol dalam rangkaian penampilannya musim lalu. Bayern menyiapkan Tim Binder yang berusia 19 tahun dan penyerang 20 tahun Arijon Ibrahimovic sebagai alternatif, di tengah ketidakpastian kondisi Harry Kane dan Michael Olise.
















