Cekricek.id — Juventus menutup pramusim dengan pesan tegas dari ruang direksi. Dalam wawancara yang dimuat situs resmi klub pada Senin, 17 Agustus 2026, John Elkann menyatakan target Juventus tidak pernah berubah meski tim sedang berada di fase pembangunan ulang. “Ambisi kami selalu untuk menang, baik di Serie A maupun di Eropa,” kata Elkann.
Elkann adalah Chief Executive Officer Exor sekaligus Ketua Stellantis, Ferrari, dan Yayasan Giovanni Agnelli. Exor merupakan pemegang saham mayoritas Juventus, sehingga pernyataannya kerap dibaca sebagai arah resmi pemilik klub. Ia berbicara seusai laga persahabatan Juventus melawan tim Next Gen di Allianz Stadium, Turin, yang menjadi penutup persiapan Bianconeri sebelum Serie A 2026/2027 bergulir.
Baca juga: Vicario Menuju Juventus, Spalletti Sebut Kiper Papan Atas
Siklus dan Pembangunan Ulang
Dikutip dari juventus.com, Elkann tidak menutupi bahwa klub sedang melewati masa transisi. “Kami pernah mengalami siklus-siklus dalam sejarah klub ini, dan di antara satu siklus dengan siklus berikutnya selalu ada pembangunan ulang, dan itulah yang sedang kami kerjakan sekarang,” ujarnya. Pernyataan itu menjadi pengakuan terbuka bahwa proyek yang sedang berjalan di Turin belum selesai, sekaligus penegasan bahwa target juara tetap dipasang.
Elkann juga memuji kerja direktur olahraga Juventus, Giovanni Carnevali, yang menangani perombakan skuad pada bursa transfer musim panas ini. “Kemampuan Giovanni Carnevali, dorongan dan gairahnya untuk mengembalikan Juventus ke tempat yang layak ia tempati sangat cocok dengan identitas klub ini,” katanya.
Baca juga: Gol Debut John Stones Menangkan Inter atas Real Betis
Duduk di Bangku Cadangan Bersama Spalletti
Hal yang tidak biasa terjadi pada laga tersebut. Elkann memilih menonton pertandingan dari bangku cadangan, berdampingan dengan pelatih kepala Juventus, Luciano Spalletti. “Saya punya hubungan yang kuat dengan Luciano Spalletti, dan saya tidak bisa menolak kesempatan menonton pertandingan dari bangku cadangan bersamanya hari ini, karena saya belum pernah melakukannya,” ucap Elkann. “Itu pengalaman yang hebat, dan menyenangkan bisa mendengar pemikirannya dan cara dia memandang permainan.”
Spalletti membenarkan hal tersebut dalam sesi jumpa pers seusai laga. “Elkann melontarkan kata-kata dan pertanyaan yang cerdas ketika duduk di bangku cadangan bersama saya. Kami tampil bagus hari ini, para pemain memberikan segalanya,” kata Luciano Spalletti, pelatih kepala Juventus.
Baca juga: FairSquare Desak FIFA Tolak Pencalonan Ulang Infantino
Yildiz Jadi Poros, Laga Berhenti di Babak Pertama
Di lapangan, Juventus unggul 2-0 atas Next Gen dan pertandingan hanya berlangsung satu babak. Francisco Conceição membuka keunggulan sekitar menit ke-15 setelah menerima umpan terobosan Douglas Luiz. Weston McKennie menggandakan keunggulan sekitar menit ke-30 lewat penyelesaian atas umpan silang Kenan Yildiz. Randal Kolo Muani beberapa kali mendapat peluang tetapi gagal menambah gol, sementara kiper Carlo Pinsoglio membuat sejumlah penyelamatan penting di sisi berlawanan.
Menurut laporan situs resmi klub, Yildiz menjadi pusat hampir seluruh serangan Juventus pada babak itu. Spalletti sebenarnya telah menyiapkan susunan pemain yang berbeda untuk babak kedua, namun laga berakhir lebih cepat karena para suporter turun ke lapangan sesuai tradisi yang berlaku pada acara tahunan tersebut.
Struktur teknis Juventus pada musim ini bertumpu pada Spalletti di sisi lapangan dan Carnevali di meja perencanaan skuad. Elkann menempatkan kerja keduanya sebagai bagian dari proses yang ia sebut pembangunan ulang, dengan tolok ukur mengembalikan klub ke posisi yang menurutnya layak ditempati Juventus.
Juventus kini menanti laga pembuka Serie A 2026/2027. Elkann menegaskan bahwa harapan pemilik dan suporter tetap sama meski skuad masih dalam proses penyusunan ulang.






![Gelandang Barcelona Gavi. [Foto: Getty Images]](https://i0.wp.com/cekricek.id/wp-content/uploads/2026/08/Gelandang-Barcelona-Gavi-sebelum-laga-LaLiga.webp?resize=200%2C150&ssl=1)









