Cekricek.id — John Stones menandai debutnya bersama Inter Milan dengan gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0 atas Real Betis pada laga pramusim terakhir di Stadio San Nicola, Bari, Sabtu (15/8/2026). Bek asal Inggris itu baru masuk lapangan pada menit ke-75 dan mencetak gol tujuh menit kemudian.
Dikutip dari laman resmi klub, inter.it, Sabtu (15/8/2026), Inter menguasai jalannya pertandingan sejak awal dan menciptakan banyak peluang melalui Nicolò Barella, Ange-Yoan Bonny, serta Andy Diouf, tetapi gagal menembus pertahanan Betis pada babak pertama. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-82 ketika tendangan bebas Federico Dimarco disambut Benjamin Pavard, yang kemudian menyodorkan bola kepada Stones untuk diselesaikan dari jarak dekat. Skuad asuhan Cristian Chivu menjaga keunggulan itu hingga akhir.
Stones: Gol Bukan Hal yang Sering Terjadi pada Saya
Stones mengaku gol tersebut terasa istimewa karena bukan bagian rutin dari perannya sebagai bek. Ia juga menyebut jersey Inter sebagai salah satu yang paling ikonis dalam sejarah sepak bola.
Baca juga: Davide Frattesi Tinggalkan Inter Milan, Dipinjamkan ke Lazio
“Saya sungguh senang. Rasanya luar biasa bisa mencetak gol ini, terutama karena hal itu tidak sering terjadi pada saya,” kata Stones. Ia melanjutkan, “Mengenakan warna-warna ini dan mencetak gol ini terasa istimewa, dan saya benar-benar bersemangat menyongsong apa yang akan datang.”
Pemain bernomor punggung 6 itu menilai kerja kolektif rekan-rekannya sebagai kunci hasil di Bari. “Tim menampilkan performa yang sangat kuat. Semua orang bekerja luar biasa keras,” tutur Stones. Soal atmosfer klub barunya, ia menyebut sejarah Inter terasa di setiap sudut pusat latihan. “Ini jersey yang luar biasa untuk diwakili, salah satu yang paling ikonis dalam sejarah sepak bola,” sebut Stones. Ia menambahkan bahwa timnya ingin menulis babak-babak baru dalam sejarah klub.
Baca juga: Djed Spence Resmi Berlabuh ke Inter Milan dari Tottenham
Keluar dari Zona Nyaman
Stones tidak menutupi bahwa kepindahannya ke Italia adalah keputusan berisiko. “Saya sudah melangkah keluar dari zona nyaman saya, jadi mari kita lihat apa yang terjadi,” ujarnya. Ia menilai Serie A sebagai kompetisi yang sulit dibaca. “Serie A adalah liga yang tricky; banyak tim kuat bersaing untuk tempat di Liga Champions,” jelas Stones.
Ia juga memuji Manuel Akanji, rekan sepermainannya di lini belakang. “Menurut saya dia orang yang sangat baik: rendah hati dan tulus, sama seperti di lapangan. Dia pemain kelas dunia,” kata Stones.
Baca juga: Mourinho Nilai Real Madrid Siap Arungi LaLiga 2026/2027
Monza Menanti di San Siro
Kemenangan atas Betis menutup rangkaian uji coba Inter sebelum Serie A 2026/2027 dimulai. Nerazzurri akan menjamu Monza di San Siro pada laga pembuka Sabtu, 22 Agustus 2026. Betis sendiri, yang diasuh Manuel Pellegrini, tampil dengan pola 4-2-3-1 dan menurunkan antara lain Antony, Pablo Fornals, serta Marc Roca. Bagi Chivu, hasil di Bari memberi sinyal bahwa penambahan Stones di jantung pertahanan sudah bisa diandalkan sejak pekan pembuka, sekaligus menyisakan pekerjaan berupa penyelesaian akhir yang lambat pada babak pertama.
















