Cekricek.id — Java United FC menuntaskan laga uji coba ketiganya pada pramusim Super League 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas Madura United FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (22/08/2026) sore. Namun pelatih kepala mereka justru menolak menjadikan hasil akhir sebagai tolok ukur.
Pelatih Kepala Java United FC, Fabio Lefundes, menyatakan seluruh rangkaian laga latih tanding dipakai untuk menyempurnakan hal-hal mendasar, bukan mengejar skor. Demikian disampaikan pelatih asal Brasil itu menurut keterangan tertulis PT Liga Indonesia Baru, Sabtu (22/08/2026).
“Masa persiapan ditujukan sepenuhnya untuk mematangkan fondasi permainan, membangun sikap pemain di lapangan, dan mentalitas bertanding yang kuat,” kata Lefundes.
Tiga Uji Coba, Sekali Imbang
Sampai laga di Bantul tersebut, Java United sudah melakoni tiga pertandingan uji coba pramusim. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang FC, menang 1-0 atas Persis Solo, lalu menutup rangkaian itu dengan kemenangan 2-0 atas Madura United. Meski catatan tersebut tergolong bagus, Lefundes menegaskan sisa periode persiapan akan tetap dimaksimalkan untuk penyempurnaan tim sebelum kompetisi resmi bergulir.
Semen Padang Menahan Java United
Satu-satunya laga yang gagal dimenangi Java United adalah pertemuan melawan Semen Padang FC. Kabau Sirah musim ini berlaga di Championship 2026/2027, kasta kedua sepak bola Indonesia, dan sudah memulai persiapan jauh lebih awal dibanding kebanyakan klub. Saat latihan perdana digelar, sekitar 90 persen pemain bertahan maupun rekrutan baru sudah berkumpul.
Presiden klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, menyebut timnya sengaja memberi jarak panjang antara awal latihan dan hari pertama kompetisi. “Kita sengaja mengambil jarak waktu yang cukup jauh dari kick-off, sekitar dua bulan tiga minggu, agar persiapan kita bisa benar-benar matang,” ujar Rosiade menurut keterangan tertulis PT Liga Indonesia Baru, Minggu (05/07/2026).
Rosiade juga menegaskan target klubnya tidak main-main pada musim ini. “Target kita jelas. Kita melakukan rekrutmen besar-besaran yang kalau bahasa teman-teman media itu ‘jor-joran’. Kenapa? Karena kami merekrut pemain-pemain berkualitas yang masuk ke dalam klasifikasi standar pemain Tim Nasional (Timnas),” sebut dia. Ia lalu menyebut satu tujuan tunggal klub asal Ranah Minang tersebut, “Kita hanya punya satu target: Juara! Semen Padang harus bisa. Super League Harga mati. Jadi target kita bersama adalah kembali ke kasta tertinggi,” tegas dia.
Identitas Baru dari Ternate ke Semarang
Java United FC sendiri merupakan wajah baru di Super League. Klub itu sebelumnya berkompetisi dengan bendera Malut United FC sebelum mengubah nama, logo, sekaligus melakukan relokasi dari Ternate ke Semarang. Perubahan tersebut disahkan PSSI melalui Kongres Biasa 2026.
Konsekuensinya, markas mereka berpindah dari Stadion Gelora Kie Raha ke Stadion Jatidiri Semarang. Lefundes ditunjuk sebagai pelatih kepala dengan kontrak dua tahun dan langsung memimpin pemusatan latihan tim di Yogyakarta, menurut keterangan tertulis PT Liga Indonesia Baru, Minggu (09/08/2026).
“Saya sangat bahagia dan termotivasi menerima kepercayaan dari manajemen untuk memimpin proyek baru ini bersama Java United FC. Menata, membangun, dan mengembangkan proses di Java United adalah sebuah tanggungjawab besar. Dan tantangan seperti inilah yang memotivasi saya,” tutur Lefundes.
Menuju Kick-off 4 September
Sebelum menangani Java United, Lefundes pernah melatih Borneo FC Samarinda dan Madura United. Bersama Borneo FC, ia menutup musim 2025/2026 di posisi kedua dengan 79 poin, jumlah yang sama dengan raihan sang juara Persib Bandung.
Super League 2026/2027 dijadwalkan bergulir mulai 4 September 2026, sehingga klub peserta hanya menyisakan waktu sekitar dua pekan. Klub lain pun menggenjot uji coba pada akhir pekan yang sama, seperti PSIM Yogyakarta yang menjamu Bali United FC di Stadion Mandala Krida, Sabtu (22/08/2026) pagi.
Baca juga Arsenal Gilas Coventry 3-0 di Laga Pembuka Liga Primer
Baca juga Huistra Puas Intensitas Uji Coba PSS Lawan PSM
















