Berita viral: Seorang suami di Seberia pukul dokter kulit karena telah memuji kulit istrinya cantik saat melakukan pemeriksaan.
Cekricek.id - Memberikan pujian adalah suatu hal yang wajar dilakukan beberapa orang. Namun ternyata hal tersebut justru dapat menjadi bumerang untuk seseorang.
Contohnya saja seperti yang dialami dokter kulit di Siberia. Pasalnya, dokter tersebut mendapat dipukul oleh seorang suami yang tidak terima petugas medis itu memuji kulit istrinya cantik.
Dilansir dari Daily Star pada Selasa (21/02/2022), momen saat pria tersebut memukul dokter itu berhasil terekam kamera pengawas. Rekaman tersebut pun kini beredar luas di media sosial dan mencuri perhatian publik.
Akibat tindakannya itu, pria tersebut menjadi tahanan rumah setelah didakwa dengan hooliganisme menyusul serangan terhadap dokter. Lantaran kejadian tersebut dokter kulit di Rusia itu dikabarkan mengalami gegar otak.
Kejadian itu berawal setelah sang istri yang berhijab itu mengatakan kepada suaminya, Bakhriddin Azimov bahwa dokter itu, Vladimir Zhirnokleev menyebut kulitnya ‘cantik’.

Tidak terima akan hal itu, tanpa diduga pria tersebut pun langsung mendatangi dokter itu dan menyerangnya. Akibat insiden itu, sang suami didakwa dengan hooliganisme.
Menurut RT, serangan itu terjadi di Nizhnevartovsk, Siberia pada Selasa lalu. Zhirnokleev mengatakan ketika itu dia hanya meminta wanita tersebut untuk menunjukkan siku, perut, dan punggungnya.
Bahkan dokter itu sama sekali tidak meminta wanita itu untuk menanggalkan pakaian. Setelah melakukan pemeriksaan, dokter kulit itu menjelaskan bahwa tidak ada masalah pada wanita itu dia pun berkata bahwa kulit perempuan itu indah.
Namun tampaknya wanita itu mengeluh pada sang suami karena mengira dokter itu telah menggodanya. Pria yang lahir di Tajikistan itu lantas marah dan menyebut bahwa pemeriksaan medis itu tidak sesuai dengan ‘hukum Islam.
“Saya yakin dokter memuji istri saya selama pemeriksaan, yang tidak sesuai dengan prinsip saya,” kata Azimov berusia 29 tahun itu
“Jika Anda seorang dokter, lakukan pekerjaan Anda. Pujian dan pertanyaan yang berlebihan berada di luar deskripsi pekerjaan seorang dokter,” tambahnya.
Namun Zhirnokleev bersikeras bahwa perkataannya itu merupakan pendapat klinisnya terhadap kondisi kulit wanita itu. Dia pun mengaku tidak berniat untuk menggoda ataupun melakukan tindakan yang berlebihan.
“Umat Muslim harus segera menyelesaikan semua masalah dengan manajemen dengan tenang dan konstruktif. Berlari ke kantor dokter tanpa pengadilan dan menghancurkan hidungnya secara moral dan hukum liar,” kata Zhirnokleev kepada Surat kabar Komsomolskaya Pravda.
“Saya sudah dewasa, saya memiliki beberapa pendidikan, banyak pengalaman, dan kami masih hidup dalam negara yang diatur oleh supremasi hukum. Orang harus mematuhi hukum dan mengikuti aturan,” tambahnya.
Baca juga: Cerita Hesty Purwadinata Bolongi Kondom untuk Jebak Suami
Akibat insiden tersebut Zhirnokleev didiagnosis mengalami cedera kepala, gegar otak, dan memar. Kejadian itu pun mencuri perhatian publik setelah rekaman video yang merekam aksi tersebut beredar luas di media sosial.





















