Apakah Olahraga Lari Bisa Merusak Lutut? Begini Kata Peneliti

Salah satu olahraga yang mudah dilakukan adalah lari. Dan olahraga lari ini banyak digemari banyak orang khususnya lari jarak jauh.

Lari {Foto: Pixels]

Cekricek.id - Salah satu olahraga yang mudah dilakukan adalah lari. Dan olahraga lari ini banyak digemari banyak orang khususnya lari jarak jauh. Banyak manfaat yang didapat dari olahraga lari jarak jauh ini, salah satunya adalah dampak bagi kesehatn.

Namun ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa lari jarak jauh malah tidak baik bagi tubuh, khususnya untuk kaki.

Beberapa orang ada yang berkomentar bahwa lari jarak jauh akan merusak lutut. Terlebih dilakukan oleh orang berusia lanjut. Benarkah demikian?

Ternyata komentar yang menyatakan bahwa lari jarak jauh bisa merusak lutut tersebut merupakan pernyataan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan faktanya.

Penelitian dari Profesor Klinis Terapi Fisik dari Universitas Kolombia, Jean-Francois Esculier, menyebutkan justru sering olahraga lari akan memperkuat lutut dan persendian. Otot dan tulang pada lutut akan awet sehat.

"Banyak orang berpikir kalau lari itu buruk untuk kesehatan lutut. Padahal sebaliknya. Lari dapat membuat lutut Anda awet," kata Esculier, dikutip dari Washington Post, Kamis (20/20/2022).

Ia menyebutkan justru orang-orang yang jarang berolahraga lah yang lutut dan persendiannya akan cepat rusak.

Esculier bersama rekan-rekannya pernah melakukan survei bahwa lebih dari setengah 2.514 responden percaya lari jarak jauh merusak lutut. Karena itulah dia menegaskan kalau anggapan itu salah.

Ahli bedah ortopedi di University College London dan Royal National Orthopaedic Hospital, Johann Henckel, menerbitkan hasil penelitiannya pada 2020 lalu. Ia memindai lutut para pelari. Sebagian besar lutut para pelari rutin lebih sehat ketimbang orang-orang yang tidak menyukai olahraga.

Baca Juga: Langsung Mandi Usai Berolahraga, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan? Benarkan Bisa Sebabkan Kematian

"Kami percaya bahwa berlari memperkuat otot-otot kaki utama yang menopang lutut, memungkinkan mereka untuk melepaskan lebih banyak ketegangan dalam persendian," ucap Henckel. 

Tag:

Baca Juga

Doni Suherman berbincang bersama staf kepelatihan Arema FC di lapangan latihan.
Arema FC Promosikan Doni Suherman ke Tim Senior, Penuhi Regulasi Pelatih Lokal
Bek Bayern Munich, Jonathan Tah, tampil membela timnya dalam sebuah pertandingan.
Tah: Bayern Incar Juara Lawan Dortmund di Supercup
Pemain Persija Jakarta berlatih fisik dalam training camp di Thailand.
Shin Tae-yong: Fisik Kuat Jadi Kunci Fokus dan Konsentrasi Pemain Persija
Pemain Manchester United merayakan kemenangan adu penalti atas Leeds United dalam laga pramusim di Croke Park, Dublin.
Carrick Buka Suara soal Rashford di Man Utd
Konferensi pers peluncuran Indonesia Women’s League (IWL) 2026 di kantor PSSI.
Pelatih dan Pemain Sambut Antusias IWL, Liga Sepak Bola Putri Bergulir Oktober
Skuad Paris Saint-Germain merayakan gelar juara Piala Super Eropa 2026 di Salzburg, Austria.
PSG Juara Piala Super Eropa usai Kalahkan Aston Villa 2-1