Bagaimana Hukumnya Mensterilkan Kucing? 

Cekricek.id - Sampai kini masih banyak yang bertanya-tanya bagaimana seputar hukum mensterilkan kucing, bagaimana hukumnya?

Mensterilkan Kucing [Canva]

Cekricek.id, Portal Islam - Sampai kini masih banyak yang bertanya-tanya bagaimana seputar hukum mensterilkan kucing. Mengingat jika sebenarnya kucing merupakan hewan yang haram untuk dimakan atau dikonsumsi. Ternyata hal tersebut juga ditanyakan secara langsung oleh sejumlah orang kepada Buya Yahya dalam tayangan di channel YouTube al Bahjah TV mengutip pada Jumat (9/12/2022).

Jika diartikan mensterilkan kucing berarti memutus keturunan dari seekor kucing. Buya Yahya mengambil contoh terkait dengan hewan yang pernah di steril untuk kegiatan berkurban memang tidak ada keterangan larangan untuk hewan dikebiri atau tidaknya.

Tetapi para ulama menjelaskan jika mengebiri hewan yang halal untuk dimakan dengan tujuan untuk menggemukkan daging tersebut sebenarnya sah-sah saja. Maka itu diperkenankan, berarti ini untuk maslahat manusia untuk kegiatan manusia.

“Tetapi jika tujuan kebiri binatang yang tidak halal untuk dimakan ini haruslah diketahui tujuan pastinya terlebih dahulu. Apakah pertama hanya sekedar keisengan belaka,” ucap Buya Yahya.

Untuk hal tersebut jangan dianggap seperti manusia. Contohnya saja bukan dalam urusan keisengan atau tujuan memutuskan keturunan dari binatang yang dimaksudkan. Tetapi hal tersebut sebenarnya sah-sah saja termasuk juga untuk mengebiri atau mensterilkan kucing.

Tetapi ada beberapa catatan yang harus diperhatikan oleh seseorang yang ingin melakukan tindakan atau prosedur tersebut. Yaitu jangan sampai membahayakan nyawa daripada hewan yang akan disterilisasi atau dikebiri contohnya saja kucing.

Tetapi ada pandangan berbeda berkaitan dengan hal ini dalam mazhab imam Syafi'i. Bahwasanya hukum untuk mengebiri hewan tidak halal dimakan termasuk kucing ini bernilai haram.

“Kalau binatang yang haram dimakan itu adalah haram mengebiri kecuali ada tujuan yang jelas misalnya kucing tersebut mengganggu.”

Harus Ada Tujuan Jelasnya

Bagaimana Hukumnya Mensterilkan Kucing? 

Atau juga hal tersebut bisa dilaksanakan dengan tujuan contohnya saja over populasi. Sehingga kesulitan untuk merawatnya jadi pilihan kebiri atau mensterilisasi dianggap pilihan yang tepat untuk mengurangi populasi. Agar lebih mudah dalam pengurusan serta juga membuat hewan-hewan tersebut jadi jauh lebih diperhatikan.

Karena kan dengan tindakan kebiri ini dianggap jauh lebih bermanfaat daripada seseorang membiarkan hewan tersebut terus berkembang biak. Tetapi justru ujung-ujungnya dibunuh.

Baca juga: Benarkah Kucing Akan Menolong Seseorang di Akhirat?

Dengan memanfaatkan atau memelihara apa yang telah ada dianggap menjadi jauh lebih baik. Termasuk dengan pilihan untuk mengebiri agar lebih terjamin sejumlah hewan yang telah ada agar diurus dengan lebih baik.

Baca Juga

Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Dua lembar naskah kuno berbahasa Arab yang menguning dengan kaca pembesar di atasnya
Hoesein Djajadiningrat, Bangsawan Banten yang Menulis Islam Nusantara dengan Kacamata Leiden
Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh dengan kubah hitam dan bayangannya di kolam pantul
Traktat 1871, Hikayat Perang Sabil, dan Tiga Dasawarsa Perang Aceh
Menteri Agama dan sejumlah tokoh berpakaian putih menengadahkan tangan memanjatkan doa bersama di atas panggung
Menag Sebut Doa dan Harmoni Benteng Ketahanan Bangsa
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini
Berita Riau Hari Ini: 34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa
34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa