De Zerbi Sebut Tottenham Kurang Darah dan Daya Juang

A A

Foto arsip Tottenham Hotspur Stadium dilihat dari kejauhan di atas permukiman London. [Foto: Acabashi/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)]

  • Tottenham kalah 2-3 dari Aston Villa di kandang sendiri pada Sabtu (19/09/2026).
  • Roberto De Zerbi menyebut timnya kurang darah dan daya juang meski bermain baik di babak pertama.
  • Tottenham mencatat 22 kekalahan kandang di liga sejak awal musim 2024-2025.

Cekricek.id — Tottenham kurang daya juang saat kalah 2-3 dari Aston Villa di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (19/09/2026), menurut penilaian pelatih Roberto De Zerbi.

beIN Sports mewartakan pada Sabtu (19/09/2026), Johan Manzambi membawa Villa unggul pada masa tambahan babak pertama dengan memanfaatkan situasi ketika Micky van de Ven keluar lapangan untuk mendapat perawatan. Nicolas Jackson dan Emiliano Buendia menambah gol pada babak kedua.

Conor Gallagher mencetak gol pertama Tottenham musim ini, sedangkan Jan Paul van Hecke menambah satu gol ketika laga sudah di luar jangkauan.

“Kami bermain sangat baik pada babak pertama dan menciptakan peluang untuk mencetak gol. Kami kebobolan dua gol pertama dengan cara yang tidak bisa diterima,” kata De Zerbi kepada BBC.

Baca juga sikap De Zerbi setelah Tottenham kalah 0-2 dari Newcastle

“Untuk gol pertama, kami harus berkomunikasi lebih baik, kami harus berdiri seperti satu keluarga dan kami tidak melakukannya sehingga kebobolan gol yang konyol,” ujarnya.

“Kami harus lebih kuat. Kami harus menaruh sesuatu yang lebih di lapangan. Sepak bola itu taktik, tetapi juga darah, perjuangan, dan siapa yang lebih dulu menyentuh bola. Tanpa itu, sulit memenangi pertandingan,” katanya.

Baca juga pengakuan De Zerbi saat Tottenham dilibas Brentford

Tottenham kini mencatat 22 kekalahan kandang di liga sejak awal musim 2024-2025, hanya satu lebih sedikit daripada total empat musim sebelumnya yang berjumlah 23.

“Sebagai pelatih, saya bertanggung jawab. Saya bisa bekerja lebih baik, lebih keras, dan lebih banyak. Tetapi pada akhirnya saya tidak bisa mengubah lebih jauh apa yang ada pada perilaku,” ucapnya.

Baca juga keyakinan De Zerbi pada produktivitas Dominic Solanke

De Zerbi menyebut jeda internasional mungkin justru bermanfaat bagi timnya. Tottenham baru bertanding lagi menghadapi Manchester United pada 10 Oktober.

Bagikan

Baca Juga

Flick Puji Raphinha Usai Hat-trick di Markas Sevilla
Arteta Sebut Kekalahan 0-3 dari Brighton Pelajaran Besar Arsenal
Carrick Sebut Situasi Manchester United Bukan Bencana
Van Gastel Soroti Konsistensi PSIM Usai Kalah dari Madura
Harry Kane Pencetak 100 Gol Bundesliga Tercepat Sepanjang Masa
Mbah Hosen Berpulang, Madura United Kehilangan Suporter Tertua