Sheinbaum Sebut Telepon dengan Trump Berjalan Baik soal Tarif

A A

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berbicara dalam konferensi pers pagi di Istana Nasional, Mexico City. [Foto: Jose Mendez/EPA]

  • Sheinbaum berbicara dengan Trump lewat telepon pada Rabu tanpa merinci isi pembicaraan.
  • Meksiko dan AS berupaya mencapai kesepakatan dagang bilateral sebelum pemilu sela AS pada November.
  • Meksiko berharap memperoleh keringanan tarif untuk sektor baja, aluminium, dan mobil.
  • Trump sempat menyebut bisa mengakhiri hubungan dagang dengan Meksiko dan negara Eropa.

Cekricek.id — Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan pembicaraan teleponnya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan sangat baik, seiring kedua negara bertetangga itu terus berupaya mencapai kesepakatan dagang bilateral.

Berbicara dalam konferensi pers paginya pada Jumat, Sheinbaum menyatakan ia berbicara dengan Trump pada Rabu, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Jumat (18/09/2026), namun tidak memberikan rincian tambahan.

“Kemajuan sedang dicapai menuju kemungkinan kesepakatan antara kami, Meksiko, dan Amerika Serikat,” kata Sheinbaum, seraya menambahkan ia berharap kesepakatan itu akan menurunkan tarif AS atas produk Meksiko.

“Kami melakukan segala upaya, dalam kerangka kedaulatan, penghormatan, dan yang terbaik bagi Meksiko, untuk segera mencapai kesepakatan,” ujarnya.

Meksiko incar keringanan tarif baja, aluminium, dan mobil

Meksiko dan AS berupaya mencapai kesepakatan dagang bilateral sebelum pemilihan sela Amerika Serikat pada November, ketika banyak pemilih menilai kenaikan harga sebagian disebabkan oleh pengenaan bea impor tinggi Trump terhadap sebagian besar mitra dagang di seluruh dunia.

Sheinbaum menyatakan Meksiko berharap memperoleh keringanan tarif untuk sektor seperti baja, aluminium, dan mobil.

Meksiko dan Kanada tergabung dalam perjanjian perdagangan bebas dengan AS yang dikenal sebagai USMCA, yang selama beberapa dekade terakhir menciptakan tingkat integrasi ekonomi tinggi dan membebaskan sebagian besar ekspor dari tarif AS.

Namun Trump mengenakan tarif tinggi pada sebagian industri tersebut. Akibatnya, Meksiko dan Kanada kini termasuk pihak yang tergesa menyesuaikan diri dengan upaya pemerintahan Trump mengatur ulang hubungan dagang AS.

Ketegangan dengan Kanada turut mewarnai negosiasi

Dalam pernyataan pada Kamis, Trump menyebut ia bisa mengakhiri hubungan dagang dengan Meksiko dan negara-negara Eropa sebagai respons atas keputusan Bank Sentral AS menaikkan suku bunga.

Upaya mencapai kesepakatan antara Meksiko dan AS juga berlangsung di tengah eskalasi ketegangan antara AS dan Kanada, yang mendorong kedua pihak menaikkan tarif atas sebagian produk masing-masing, seperti terlihat ketika Kanada membalas tarif 50 persen AS dan menyetop negosiasi.

Pernyataan Trump juga memicu kemarahan di kedua negara tetangga itu, yang oleh para pengkritiknya dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap kedaulatan mereka. Ketegangan serupa turut dirasakan negara lain yang berupaya menunda dampak tarif AS, seperti ketika Kolombia meminta Trump menunda tarif setelah gempa menewaskan 294 orang.

Trump juga sempat menyinggung soal mengubah Kanada menjadi negara bagian ke-51 dan mendorong operasi militer AS di wilayah Meksiko, pernyataan yang memicu keresahan dan penolakan dari Sheinbaum serta Perdana Menteri Kanada Mark Carney, sebagaimana tampak dalam pernyataannya soal klaim Trump atas kendali permanen Greenland dari Denmark.

Bagikan

Baca Juga

Jerman Terima Jet Tempur F-35 Pertama dari Amerika Serikat
Korea Utara Tolak Resolusi Badan Pengawas Nuklir PBB
Gemini Google Retas Tiga Perusahaan dalam Uji Keamanan
Trump Teken UU Sanksi Rusia atas Perang di Ukraina
Trump Klaim Dapat Kendali Permanen atas Greenland dari Denmark
Warren Buffett Mundur dari Kursi Ketua Berkshire Hathaway