- PSIM Yogyakarta kalah 2-1 dari Madura United pada pekan ketiga BRI Super League di Pamekasan.
- Nermin Haljeta membawa PSIM unggul menit ke-15 sebelum gol keduanya dianulir karena offside.
- Jean-Paul van Gastel menyebut konsistensi selama 90 menit menjadi hal yang harus segera diperbaiki.
Cekricek.id — Van Gastel soroti konsistensi PSIM setelah Laskar Mataram kalah 2-1 dari Madura United pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/09/2026) malam.
Laman resmi BRI Super League, Sabtu (19/09/2026), mewartakan PSIM sempat unggul lewat gol Nermin Haljeta pada menit ke-15 yang memanfaatkan umpan Ezequiel Vidal.
Haljeta sempat mencetak gol kedua pada menit ke-40, tetapi wasit Thoriq Alkatiri menganulirnya karena offside. Madura United kemudian membalikkan keadaan lewat dua gol pada menit ke-71 dan ke-73.
Pelatih Kepala PSIM Jean-Paul van Gastel menyayangkan timnya gagal menuntaskan sejumlah peluang pada babak pertama.
“Seharusnya kami bisa menentukan hasil laga ini pada babak pertama, karena kami menciptakan beberapa peluang yang seharusnya membuat tim unggul lebih jauh,” ujarnya.
Baca juga penilaian Van Gastel atas uji coba PSIM kontra Bhayangkara
Van Gastel menyebut timnya memulai babak kedua dengan baik sebelum kehilangan konsistensi akibat sejumlah kesalahan teknis.
“Pada babak kedua, kami memulai pertandingan dengan cukup baik, lalu Madura United jelas mulai menekan lebih banyak. Hal yang perlu kami perbaiki dengan cepat adalah konsistensi selama 90 menit,” paparnya.
“Kami membuat banyak kesalahan teknis yang tidak terjadi pada babak pertama. Seharusnya kami bisa menuntaskan pertandingan sejak babak pertama,” dia menambahkan.
Baca juga langkah PSIM mempromosikan kiper muda ke tim senior
Hasil itu menjadi kekalahan kedua beruntun PSIM setelah sebelumnya takluk 1-0 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Laskar Mataram kini mengumpulkan satu poin dari tiga laga awal.
Baca juga kekalahan PSS Sleman 1-3 dari Madura United di laga kandang perdana















