Mbappe Jelaskan Sikapnya soal Kaus Dukungan untuk Ceuta

A A

Foto arsip Kylian Mbappe mengenakan ban kapten timnas Prancis di Piala Dunia 2026. [Foto: Bryan Berlin/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)]

  • Kylian Mbappe menutup tulisan dukungan untuk Ceuta pada kaus sebelum laga Real Madrid melawan Elche.
  • Mbappe menyatakan solidaritas bagi warga Ceuta sekaligus simpati kepada para migran yang menjadi korban.
  • Presiden LaLiga Javier Tebas sebelumnya mengkritik sikap tiga pemain Real Madrid tersebut.

Cekricek.id — Kylian Mbappe jelaskan sikapnya setelah menutup tulisan dukungan untuk Ceuta pada kaus yang dikenakan pemain sebelum laga Real Madrid melawan Elche, Selasa (15/09/2026).

Mengutip laporan Foot Mercato, Rabu (16/09/2026), Mbappé menyampaikan penjelasan itu dalam wawancara dengan harian Spanyol AS.

Sebelum laga, pemain kedua tim mengenakan kaus bertuliskan “Kita semua warga Ceuta”, inisiatif Asosiasi Pengusaha Valencia yang didukung LaLiga. Mbappé, Vinicius Junior, dan Ibrahima Konaté memilih menutup tulisan tersebut.

Ceuta merupakan wilayah Spanyol di pesisir utara Maroko yang tengah menghadapi krisis migrasi.

Baca juga sikap Mourinho menanggapi klaim Lamine Yamal

Mbappe jelaskan sikapnya dengan menyebut keputusan memakai kaus datang dari klub, sementara ia ingin menunjukkan simpati kepada semua korban.

“Saya ingin jelas agar semua orang mengerti. Itu keputusan klub untuk memakai kaus tersebut. Kami para pemain harus memakainya. Pertama-tama, saya ingin menyampaikan solidaritas penuh kepada Ceuta dan semua korban. Sebelum menjadi pemain, saya adalah manusia,” kata Mbappé.

“Namun, saya juga ingin memberi isyarat dan menunjukkan simpati kepada semua migran yang kehilangan nyawa dan mereka yang masih hidup dalam kondisi sulit,” lanjutnya.

Baca juga penilaian Mourinho tentang perkembangan Arda Guler

Kapten timnas Prancis itu menegaskan dirinya tidak menentang warga Ceuta.

“Saya tidak punya masalah dengan mereka, saya mendukung mereka 100 persen. Namun, saya juga ingin memikirkan semua orang yang menderita, dan saya tidak ingin memprioritaskan satu penderitaan,” ujarnya.

Sikap ketiga pemain Real Madrid itu sebelumnya dikritik Presiden LaLiga Javier Tebas, yang menilai memakai pesan secara setengah sama saja dengan tidak memakainya.

Baca juga klaim Lamine Yamal soal Mbappe dan Ballon d'Or

“Saya ingin menyampaikan pesan positif dan perdamaian, dan saya berharap situasi ini segera terselesaikan,” kata Mbappé.

Bagikan

Baca Juga

Persija Pindah Kandang ke Bali Saat Hadapi Java United
Julio Cesar Persib Pastikan Kondisinya Baik Usai Ditandu
Borneo FC Rahasiakan Rotasi Saat Menjamu Dewa United
Simeone Jagokan Messi Raih Ballon d'Or 2026
Mourinho Ogah Tanggapi Klaim Ballon d'Or Lamine Yamal
Amorim Membela Modric Usai Ditarik Saat Lawan Lazio