Mourinho: Vinicius Jadi Korban Perundungan di Espanyol

Mourinho: Vinicius Jadi Korban Perundungan di Espanyol

Vinicius Junior merentangkan tangan memprotes keputusan wasit saat membela Real Madrid di kandang Espanyol. [Foto: Pablo Morano/Reuters]

Cekricek.id — Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengecam perlakuan kasar yang diterima Vinicius Junior sepanjang laga LaLiga di markas Espanyol. Menurut laporan Al Jazeera, Minggu (23/08/2026), Madrid memang menang 2-1 di Cornella de Llobregat pada Sabtu (22/08/2026), tetapi sorotan Mourinho justru tertuju pada rentetan pelanggaran terhadap penyerang sayap asal Brasil tersebut.

Mourinho menilai perlakuan itu sudah melewati batas kewajaran dan menyebutnya sebagai bentuk perundungan. Ia tidak menampik bahwa Vinicius bukan pemain tanpa cela, namun tekanan fisik yang diterimanya dinilai jauh lebih besar dibanding pemain lain di lapangan.

“Vinicius bukan orang suci, tetapi apa yang mereka lakukan kepadanya sudah keterlaluan. Sejak menit pertama,” kata Mourinho.

Insiden pada Lima Menit Pertama

Menurut laporan Al Jazeera, pemicunya muncul dalam lima menit pertama pertandingan. Bek Espanyol, Alex Calatrava, menjatuhkan Vinicius dari belakang dan terlihat kembali mengenai pemain Madrid itu saat sudah tergeletak di rumput.

Baca juga Mourinho Real Madrid Menang 2-1 di Kandang Espanyol

Para pemain Real Madrid langsung mengerumuni wasit dan menuntut kartu merah. Namun, pengadil pertandingan tidak menjatuhkan hukuman apa pun atas insiden tersebut, dan laga berjalan terus tanpa sanksi bagi pemain tuan rumah.

Dari sisi hasil, Jude Bellingham membuka keunggulan Real Madrid sebelum Calatrava menyamakan kedudukan untuk Espanyol. Carlo Espi kemudian memastikan tiga poin bagi tim tamu lewat gol pada menit ke-90.

Mourinho Sebut Ada Pola Bergiliran

Mourinho menggambarkan adanya pola yang sistematis dari tim lawan dalam menghadapi Vinicius. Menurut dia, pelanggaran terhadap pemain Brasil itu dilakukan bergantian sepanjang pertandingan sehingga tidak ada satu pemain pun yang menumpuk kartu.

Baca juga Mourinho Waspadai Espanyol Jelang Laga Perdana LaLiga

“Saya beri dia satu, sekarang giliran kamu memberinya satu. Kalau saya sudah dapat kartu kuning, kamu yang memberinya,” ujar Mourinho menirukan pola tersebut.

Ia juga menyoroti kebiasaan pemain pengganti yang menurutnya masuk ke lapangan dengan tujuan khusus melanggar Vinicius, terutama setelah rekan-rekan mereka lebih dahulu menerima kartu kuning dari wasit.

Baca juga Mourinho Resmi Diperkenalkan Real Madrid, Kontrak 2029

Menurut Mourinho, pola bergiliran itu membuat Vinicius harus menanggung benturan demi benturan tanpa perlindungan yang memadai. Ia menilai situasi serupa berulang di banyak pertandingan, bukan hanya pada laga di Cornella de Llobregat.

Pesan Kontrol Emosi untuk Vinicius

Meski membela pemainnya, Mourinho tetap menuntut kedewasaan dari Vinicius. Pelatih asal Portugal itu meminta sang penyerang menjaga emosi dan berhati-hati dalam merayakan gol agar tidak memancing reaksi berlebihan dari lawan maupun penonton.

“Dia harus punya kontrol emosi yang sangat kuat. Saya sudah mengatakan kepadanya, kalau dia mencetak gol, dia harus berhati-hati dalam merayakannya,” tutur Mourinho.

Vinicius sendiri berulang kali menjadi sasaran perlakuan diskriminatif dalam beberapa musim terakhir, baik dari pemain lawan maupun dari tribune penonton di sejumlah stadion Spanyol.

Laga Perdana Mourinho di Kursi Madrid

Pertandingan di Cornella de Llobregat menjadi laga kompetitif pertama Mourinho setelah kembali menangani Real Madrid. Kemenangan tipis itu memberi awal positif, meski isu perlakuan terhadap Vinicius langsung mendominasi pernyataannya seusai pertandingan.

Mourinho menutup komentarnya dengan menyinggung kontradiksi antara sikap publik terhadap perundungan dan apa yang dialami Vinicius di lapangan hijau. Ia menegaskan persoalan itu tidak kunjung selesai meski sudah berulang kali dibicarakan.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan sikap Mourinho memasang badan bagi pemainnya sejak hari pertama kembali menangani Real Madrid. Ia memilih menempatkan isu perlakuan terhadap Vinicius di atas pembahasan jalannya laga yang berakhir dengan kemenangan timnya.

“Kita berada di era ketika masyarakat menentang perundungan, tetapi pada Vini kita masih melihat perundungan – dari lawan dan dari penonton,” tegas Mourinho.

Baca Juga

Kerusuhan Piala Jerman, 100 Orang Terluka di Mannheim
Kerusuhan Piala Jerman, 100 Orang Terluka di Mannheim
Man City vs Bournemouth 2-1: Debut Manis Maresca
Man City vs Bournemouth 2-1: Debut Manis Maresca
Arsenal 3-0 Coventry, Arteta Puas Dominasi Timnya
Arsenal 3-0 Coventry, Arteta Puas Dominasi Timnya
Sevilla Bantai Athletic 3-1, Debut Terzic Berantakan
Sevilla Bantai Athletic 3-1, Debut Terzic Berantakan
Brighton vs Aston Villa 4-0, Emery Tak Paham Timnya Rontok
Brighton vs Aston Villa 4-0, Emery Tak Paham Timnya Rontok
Julian Alvarez tampil untuk timnas Argentina
Simeone Tegas: Atletico Tidak Akan Melepas Julian Alvarez