Penemuan Spektakuler Lorrainosaurus, Raja Laut Purba di Prancis

Cekricek.id - Penemuan Spektakuler Lorrainosaurus, Raja Laut Purba di Perancis Timur Laut

Ilustrasi: Lorrainosaurus. [Foto: Dibuat oleh Kreator Cekricek.id]

Cekricek.id - Dalam sebuah penemuan yang menggemparkan dunia paleontologi, fosil-fosil yang ditemukan empat dekade lalu di Perancis timur laut kini telah diidentifikasi sebagai genus pliosaur baru, Lorrainosaurus.

Tim paleontolog internasional yang terdiri dari ahli-ahli dari Naturkunde-Museum Bielefeld di Jerman, Institut Paleobiologi Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia di Warsawa, Museum Sejarah Alam di Luksemburg, dan Museum Evolusi di Universitas Uppsala di Swedia telah menganalisis fosil-fosil tersebut secara mendalam.

Pliosaur, sejenis plesiosaur dengan leher pendek dan tengkorak besar, muncul lebih dari 200 juta tahun yang lalu. Namun, mereka tetap menjadi komponen minor dalam ekosistem laut hingga tiba-tiba berkembang menjadi predator puncak yang sangat besar.

Studi terbaru ini menunjukkan bahwa perubahan adaptif ini diikuti oleh diferensiasi ceruk makanan dan penurunan global reptil laut predator lainnya lebih dari 170 juta tahun yang lalu.

Lorrainosaurus merupakan pliosaur berukuran besar tertua yang diwakili oleh rangka yang masih terkait. Hewan ini memiliki rahang sepanjang lebih dari 1,3 meter dengan gigi konis besar dan tubuh yang besar berbentuk torpedo, didorong oleh empat anggota tubuh yang mirip sirip.

"Lorrainosaurus adalah salah satu pliosaur raksasa pertama. Makhluk ini melahirkan dinasti reptil laut mega-predator yang menguasai lautan selama sekitar 80 juta tahun," jelas Sven Sachs, peneliti di Naturkunde-Museum Bielefeld yang memimpin studi tersebut.

Reptil raksasa ini kemungkinan mencapai panjang lebih dari 6 meter dari moncong hingga ekor, dan hidup selama periode Jura Tengah awal. Yang menarik, sangat sedikit yang diketahui tentang plesiosaur dari masa tersebut.

"Identifikasi kami terhadap Lorrainosaurus sebagai salah satu pliosaur mega-predator pertama menunjukkan bahwa makhluk-makhluk ini muncul segera setelah restrukturisasi besar-besaran ekosistem predator laut di batas Jura Awal hingga Jura Tengah, sekitar 175 hingga 171 juta tahun yang lalu. Peristiwa ini sangat mempengaruhi banyak kelompok reptil laut dan membawa pliosaurid mega-predator ke dominasi atas ichthyosaurs 'mirip ikan', kerabat buaya laut kuno, dan plesiosaur predator berukuran besar lainnya," tambah Daniel Madzia dari Institut Paleobiologi Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia, yang turut memimpin studi tersebut.

Pliosaur merupakan salah satu predator laut paling sukses di zamannya. "Contoh terkenal, seperti Pliosaurus dan Kronosaurus, beberapa pliosaur terbesar di dunia, sangat besar dengan panjang tubuh melebihi 10 meter. Mereka adalah setara ekologis dari paus pembunuh masa kini dan kemungkinan memangsa berbagai mangsa termasuk cephalopoda mirip cumi-cumi, ikan besar, dan reptil laut lainnya. Semua ini telah ditemukan sebagai isi perut yang terawetkan," kata Benjamin Kear, Kurator Paleontologi Vertebrata dan Peneliti di Paleontologi di Museum Evolusi, Universitas Uppsala.

Tulang dan gigi Lorrainosaurus yang ditemukan merupakan sisa-sisa dari apa yang dulunya adalah rangka lengkap yang terurai dan tersebar di dasar laut kuno oleh arus dan pemangsa-pemangsa.

"Sisa-sisa ini ditemukan pada tahun 1983 dari pemotongan jalan dekat Metz di Lorraine, Perancis timur laut. Para penggemar paleontologi dari Association minéralogique et paléontologique d'Hayange et des environs menyadari pentingnya penemuan mereka dan menyumbangkan fosil-fosil tersebut ke Museum Sejarah Alam di Luksemburg," kata Ben Thuy, Kurator di Museum Sejarah Alam di Luksemburg.

Selain laporan singkat yang diterbitkan pada tahun 1994, fosil-fosil Lorrainosaurus tetap tersembunyi hingga studi baru ini mengevaluasi kembali temuan tersebut.

Lorrainosaurus menunjukkan bahwa kekuasaan pliosaur mega-predator raksasa harus telah dimulai lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, dan secara lokal responsif terhadap perubahan ekologis besar yang mempengaruhi lingkungan laut yang kini mencakup Eropa barat selama Jura Tengah awal.

"Lorrainosaurus adalah tambahan kritis untuk pengetahuan kita tentang reptil laut kuno dari masa di Zaman Dinosaurus yang hingga kini masih belum sepenuhnya dipahami," kata Benjamin Kear.

Baca Juga

Ilustrasi umbi-umbian pangan lokal di meja laboratorium berlatar danau dan perbukitan
Enam Umbi Papua Dibaca di Bawah Mikroskop untuk Kamus Butir Pati
Ilustrasi deretan tabung sampel sedimen dan mikroskop di meja laboratorium
Hanya Sembilan Riset Butir Pati di Indonesia Sepanjang 2011 hingga 2024
Ilustrasi kapak batu prasejarah di tanah berdaun kering dengan latar lembah berkabut
444 Alat Batu Lembah Walennae dan Satu Bahan Baku yang Melimpah
Ilustrasi pahatan relief batu candi memperlihatkan pemanah menarik busur
Busur di Relief Candi Menyusut Delapan Abad, dari Vansa ke Saranga
Ilustrasi detail relief batu candi memperlihatkan sosok bermahkota berkepala banyak
Rahwana Berkepala Tujuh di Prambanan, Manusia Biasa di Panataran
Ilustrasi struktur bata merah candi tua di tepi kanal dikelilingi hutan rawa
Serbuk Sari Obat Malaria di Percandian Muarajambi Abad ke-7