Cekricek.id — Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, meminta Bonek dan Bonita tidak membebani timnya dengan target juara pada BRI Super League 2026/2027. Persebaya belum menjuarai kompetisi liga selama 22 tahun terakhir, meski baru saja mengangkat trofi Piala Presiden 2026.
Pernyataan itu disampaikan menurut laporan Liga Indonesia Baru, Rabu (02/09/2026). Tavares, 46 tahun, pelatih asal Portugal yang sebelumnya menangani PSM Makassar.
Baca juga Shin Tae-yong: Persija Wajib Terbaik di Dua Laga Awal
Ia mengaku kerap ditemui suporter yang menuntut gelar.
“Banyak (Bonek dan Bonita) bertemu saya berkata, juara coach, kita harus menang, kita wajib juara. Oke, pemain ingin memenangkan pertandingan berikutnya, dan itulah yang harus menjadi target tim,” katanya.
Baca juga Persib Pinjamkan Ramon Tanque ke Chennaiyin FC India
Tavares membedakan turnamen pramusim dengan kompetisi panjang. “Kita menjuarai Piala Presiden, semua orang senang, dan itu turnamen yang bagus. Persebaya belum pernah menjuarainya sebelum ini. Tapi sekarang (BRI Super League) situasinya berbeda,” ujarnya.
Ia meminta dukungan diarahkan pada laga per laga. “Persebaya 22 tahun tidak menjuarai kompetisi, jadi tolong jangan beri tekanan berlebih. Target saya sebagai pelatih adalah menyiapkan tim (terbaik) untuk (satu) pertandingan (ke) berikutnya, itu saja,” katanya.
Baca juga Arema FC Resmi Pinjam Mauro Zijlstra dari Persija Jakarta
Tavares juga meminta suporter tetap bernyanyi saat tim tertekan. “Jika ingin membantu, berikan dukungan terutama saat pemain tampil kurang maksimal di lapangan. Bonek dan Bonita harus terus bernyanyi memberi semangat ketika tim mengalami kekalahan,” ujarnya.
Ia menyebut Persib Bandung, Persija Jakarta, Dewa United, dan Bali United sebagai pesaing. Manajemen Persebaya belum menyampaikan target resmi klub untuk musim ini.














