Gabungan Politik Indonesia (GAPI)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa itu Gabungan Politik Indonesia (GAPI)?

Gabungan Politik Indonesia (GAPI) adalah Gerakan inisiatif dari Muhammad Husni Thamrin (tokoh Parindra) yang disetujui dan diresmikan pada rapat tanggal 21 Mei 1939 di Gang Kenari Jakarta.

Gerakan ini adalah bentuk reaksi atas keadaan internasional pada saat itu yang memungkinkan Indonesia untuk berperan pada perang. Menurut anggaran dasarnya tujuan badan itu adalah mengusahakan kerja sama antara partai-partai politik Indonesia dan menjalankan aksi bersama.

Adapun asasnya ialah penentuan nasib sendiri, kesatuan dan persatuan nasional serta demokrasi dalam segi politik, sosial, dan ekonomi. Pada pertengahan Desember 1939, diselenggarakan rapat GAPI yang meresmikan Kongres Rakyat Indonesia.

Putusan rapat saat itu adalah meneruskan gerakan “Indonesia Berparlemen” dan menyadarkan rakyat akan pentingnya tujuan pembentukan tata negara demokratis di Indonesia.

Pada 23 Februari 1940 dalam rapat GAPI menganjurkan pendirian Panitia Parlemen Indonesia untuk meneruskan aksi “Indonesia Berparlemen”.

Keputusan ini segera mendapatkan dukungan dari Pasoendan, Parindra, PSII dan lain-lain. Gerakan ini terhenti pada awal Mei 1940 karena Belanda diduduki Jerman dan pecahlah perang.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi pahatan relief batu candi memperlihatkan pemanah menarik busur
Busur di Relief Candi Menyusut Delapan Abad, dari Vansa ke Saranga
Ilustrasi detail relief batu candi memperlihatkan sosok bermahkota berkepala banyak
Rahwana Berkepala Tujuh di Prambanan, Manusia Biasa di Panataran
Ilustrasi undakan batu andesit menembus padang rumput di punggungan gunung berkabut
Api Merbabu Menyingkap Tangga Batu dan Prasasti 1527 Masehi
Ilustrasi pertunjukan wayang kulit dengan iringan gamelan pada malam hari
Prasasti 907 Masehi Menyebut Wayang, Kabar Tertua Pertunjukan Jawa
Ilustrasi tumpukan kain tenun tradisional berlatar permukaan batu prasasti
Dua Kain yang Hanya Boleh Dimiliki Raja pada Masa Mpu Sindok
Ilustrasi arca batu dewa matahari di relung dinding candi
Menelusuri Tujuh Arca Dewa Surya di Jawa dari Kediri sampai Prambanan