Snouck Hurgronje

Snouck Hurgronje adalah seorang ilmuwan Belanda yang ahli dalam Islam yang ditugaskan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk mengkaji Aceh. Sejak 1891 sampai 1906 ia menjadi penasihat utama pemerintah Belanda terkait dengan masalah Islam dan juga masalah-masalah penduduk Indonesia.

Snouck Hurgronje. [Foto: Istimewa]

Siapa Snouck Hurgronje?

Snouck Hurgronje adalah seorang ilmuwan Belanda yang ahli dalam Islam yang ditugaskan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk mengkaji Aceh. Sejak 1891 sampai 1906 ia menjadi penasihat utama pemerintah Belanda terkait dengan masalah Islam dan juga masalah-masalah penduduk Indonesia.

Untuk menjadi penasihat utama pemerintah Belanda, Snouck harus mengakhiri masa pengabdiannya sebagai seorang guru besar di Universitas Leiden. Snouck lahir di lingkungan keluarga pendeta pada 8 Februari 1857 di Tholen, Oosterhout.

Snouck merupakan lulusan Universitas Leiden yang sangat tertarik dengan Islam, sehingga ia menghabiskan waktunya untuk mengkaji Islam.

Kedatangan Snouck Hurgronje berkaitan dengan adanya perselisihan antara Belanda dengan rakyat Aceh.

Rakyat Aceh menolak kedatangan Belanda, bahkan mereka dengan sekuat tenaga berperang melawan Belanda yang ingin menguasai Aceh. Usaha-usaha Belanda untuk membendung kekuatan rakyat Aceh selalu gagal, sehingga kemudian mereka membuat strategi baru dengan mendatangkan Snouck Hurgronje untuk mencari titik lemah dari rakyat Aceh.

Di Aceh, Snouck melakukan penelitian dengan menyamar, sehingga kemudian ia berhasil membaur dengan rakyat Aceh. Hasil penelitiannya dibuat dalam bentuk buku dua jilid dengan judul De Atjehers.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi batu nisan kuno berukir sulur rapat di kompleks makam tua
Satu-satunya Nisan Bertulis di Lombok Menyebut Angka Tahun 1729
Ilustrasi dua buku terbuka di meja kayu perpustakaan
Guru Besar Bima dan Boyolali di Meja Bedah Metodologi Sejarah
Ilustrasi balok batu berprasasti dipotret kamera di atas tripod
Sisi Batu yang Tak Pernah Dibaca Akhirnya Terbuka Lewat Fotogrametri
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku