Apa Itu Poetri Hindia?
Poetri Hindia adalah surat kabar pertama yang dikelola dan ditujukan secara khusus untuk pembaca wanita pada masa penjajahan Belanda. Kemunculannya tak lepas dari kritik terhadap surat kabar kolonial yang terlalu banyak menonjolkan sosok lelaki sehingga berakibat perempuan tak mendapat ruang dalam surat kabar, baik sebagai redaksi maupun sebagai pembaca.
Salah satu pengkritiknya adalah Tirto Adhi Soerjo. Dalam Soenda Berita, Tirto berupaya mendorong pembuatan surat kabar perempuan.
Misalnya artikel berjudul “Pelajaran buat Perempuan Bumiputera” yang dimuat secara berturut-turut dalam Soenda Berita No. 20-23, Tahun II, 1904 menunjukkan perhatiannya dalam usaha mengangkat dan memberdayakan kaum wanita.
Bersama beberapa kawannya, Tirto kemudian mendirikan Poetri Hindia pada 1 Juli 1908 dan menjadi Pemimpin Usaha bersama Tirtokoesoemo (Bupati Karang Anyar).
Semua pemimpin redaksi dan awak redaksinya adalah perempuan yang sebagian besar istri-istri pejabat berbagai daerah. Keterlibatan mereka memperlihatkan besarnya pengaruh dan luasnya jangkauan peredaran surat kabar itu.
Surat-surat pembaca yang datang dari pelosok Tanah Air, juga merupakan bukti mengenai itu.
Isinya, selain sambutan antusiasme atas terbitnya Poetri Hindia, juga hasrat mereka untuk mengirimkan tulisannya. Mereka sadar bahwa wanita Indonesia harus mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan.
Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

















