Konferensi Karyawan Pengarang Indonesia (KKPI)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Konferensi Karyawan Pengarang Indonesia (KKPI)?

Konferensi Karyawan Pengarang Indonesia (KKPI) adalah konferensi Karyawan Pengarang Indonesia (KKPI) merupakan konferensi yang diselenggarakan di Jakarta pada 1-7 Maret 1964.

Konferensi ini diselenggarakan oleh sastrawan yang beraliran demokrat untuk menandingi merajalelanya sastrawan Lekra dalam bidang sosial politik. Dalam konferensi ini dihadiri oleh 540 sastrawan dan budayawan seluruh Indonesia.

Dalam konferensi terebut dihasilkan Ikrar Pengarang Indonesia. Isi dari Ikrar Pengarang Indonesia adalah sebagai berikut

  1. Kami pengarang Indonesia dengan tegas dan menyeluruh mengintegrasikan diri dengan Revolusi Indonesia;
  2. Kami pengarang Indonesia bertekad untuk terus menerus berjuang beserta seluruh rakyat untuk mencapai tujuan Revolusi Indonesia berlandaskan Pancasila dan berhaluan Manipol/USDEK,
  3. Kami pengarang Indonesia taat ke garis Pemimpin Besar Revolusi Indonesia, Bung Karno;
  4. Sesuai dengan itu, kami pengarang Indonesia akan terus menerus mengarang dan mencipta untuk menyumbangkan pikiran- pikiran, kreasi-kreasi, dan konsep-konsep baru, khususnya untuk melaksanakan Revolusi di bidang mental;
  5. Sesuai dengan itu pula, kami pengarang Indonesia akan terus menerus berjuang menentang imperialisme dalam segala bentuknya terutama di bidang kebudayaan dan membantu usaha melindungi serta menjamin berkembangnya Kebudayaan Nasional yang kreatif.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda