Sarekat Tani Indonesia (SAKTI)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Sarekat Tani Indonesia (SAKTI)?

Sarekat Tani Indonesia (SAKTI) adalah kelompok gerakan tani pasca kemerdekaan yang dibentuk pada 1951 sebagai organisasi sayap dari Partai Komunis Indonesia di bawah pimpinan Aidit. Pada 1955, Sakti menyetujui bergabung bersama Barisan Tani Indonesia (BTI) dan Rukun Tani Indonesia (RTI) menjadi satu dengan nama BTI.

Sebelum penyatuan tersebut pada 1954 anggota BTI berjumlah 800.000 anggota. Setelah penyatuan Sakti mengklaim pada 1955 telah memiliki 42 cabang, 387 ranting, dan 200.000 anggota.

Gerakan tersebut merupakan gerakan anti imperialisme dan feodalisme dengan memperjuangakan terlaksananya landreform.

Organisasi tani inilah yang secara aktif menuntut nasionalisasi perusahaan asing dan pelaksanaan secara konsisten UUPA 1960.

Pada 1968, Sakti menyetujui pembentukan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) oleh BKS Tani Militer (Tamil), hingga pada kemudian dideklarasikanlah HKTI oleh BKS Tamil sebagai salah satu program pemerintah.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda