Cekricek.id — Bhayangkara Presisi Lampung FC mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Paul Munster pada Selasa malam, 11 Agustus 2026. Keputusan itu datang mengejutkan karena kompetisi Super League 2026/27 tinggal menghitung hari.
Dikutip dari laman resmi I.League, ileague.id, Rabu (12/8/2026), klub mengumumkan perpisahan tersebut lewat media sosial resmi tanpa menyertakan penjelasan panjang mengenai alasan di baliknya.
“Terima kasih, Coach Paul Munster,” demikian pernyataan singkat yang diunggah manajemen klub.
Jejak Munster Bawa Bhayangkara ke Posisi Lima
Munster, pelatih asal Irlandia Utara berusia 42 tahun, sebelumnya menangani Persebaya Surabaya sebelum pindah ke Bhayangkara. Bersama Bhayangkara, ia mencatatkan hasil impresif pada musim 2025/26 dengan membawa tim promosi itu finis di posisi kelima klasemen, mengumpulkan 53 poin dari 34 pertandingan dan melampaui capaian Malut United maupun Dewa United.
Di bawah asuhannya, Bhayangkara sempat mencatat enam kemenangan beruntun dan namanya masuk nominasi Pelatih Terbaik musim itu. Capaian tersebut membuat keputusan berpisah kali ini dinilai mengejutkan banyak pihak, termasuk oleh Munster sendiri.
Munster merefleksikan musim yang baru saja dilaluinya lewat unggahan pribadi di Instagram, tak lama sebelum kabar perpisahan resmi diumumkan klub.
“Musim 2025/26 telah berakhir dan saya sangat bangga dengan apa yang telah dibangun oleh grup ini sepanjang tahun,” kata Munster.
Baca juga: Bhayangkara Presisi Lampung FC Rekrut Kevin Sibille, Bek Jebolan Akademi River Plate
Waktu Perpisahan Jadi Sorotan
Yang membuat kabar ini mengejutkan bukan hanya rekam jejak Munster musim lalu, melainkan juga waktunya. Tidak ada tanda-tanda ketegangan yang mencuat dalam beberapa pekan terakhir, sementara skuad sudah menjalani latihan pramusim sejak 23 Juli 2026 di bawah arahannya.
Belum ada keterangan resmi soal siapa yang akan mengisi posisi pelatih kepala menjelang kompetisi bergulir awal September. Manajemen Bhayangkara juga belum merilis pernyataan lanjutan mengenai proses pencarian pengganti Munster.
Baca juga: Bhayangkara Presisi Lampung FC Rekrut Gelandang Argentina Mauricio Vera
Sebagai klub promosi pada musim 2025/26, pencapaian posisi kelima klasemen akhir merupakan hasil yang jauh melampaui ekspektasi awal banyak pengamat Super League. Nominasi Pelatih Terbaik yang diterima Munster turut menjadi bukti bahwa performa Bhayangkara musim lalu diakui secara luas di internal kompetisi, bukan sekadar catatan statistik semata.
Dengan berpisahnya Munster, Bhayangkara kini dihadapkan pada tenggat yang sangat sempit untuk menemukan nakhoda baru. Skuad yang sudah menjalani latihan pramusim sejak akhir Juli perlu segera beradaptasi dengan pendekatan pelatih pengganti, sementara laga-laga awal Super League 2026/27 sudah di depan mata.
Baca juga: Marcos Santos Yakin Arema FC di Jalur Benar Jelang Super League 2026/27
Kabar perpisahan ini turut menambah daftar dinamika di bangku kepelatihan Super League menjelang musim baru, sejalan dengan sejumlah klub lain yang juga masih menuntaskan proses pematangan tim masing-masing menjelang kompetisi bergulir. Belum ada tenggat waktu resmi yang diumumkan klub soal kapan pelatih baru akan diperkenalkan kepada publik.




















