Cekricek.id — Penyerang anyar PSS Sleman asal Brasil, Matheus Fornazari, membuka catatan golnya di klub baru pada kesempatan pertama. Gol tunggalnya menentukan kemenangan Super Elang Jawa atas Kendal Tornado FC dalam laga pramusim di Yogyakarta, Sabtu (8/8/2026) malam.
Dikutip dari laman resmi I.League, ileague.id, Senin (10/8/2026), gol itu datang pada pertandingan uji coba perdana PSS menjelang Super League 2026/27. Bagi seorang penyerang yang baru diperkenalkan, gol pada laga pembuka pramusim adalah cara paling ringkas untuk memperkenalkan diri kepada tribune.
Pesan Syukur Sebelum Gol Pertama
Sebelum menjalani laga itu, Fornazari lebih dulu menuliskan pesan panjang di akun media sosialnya begitu resmi bergabung dengan PSS. Nadanya personal, jauh dari bahasa pengumuman klub pada umumnya.
“Dengan hati yang dipenuhi syukur dan semangat yang tak pernah padam, saya membuka babak baru dalam perjalanan karirku. Terima kasih kepada Tuhan atas anugerah kesempatan ini, serta kepada semua yang telah menaruh kepercayaan pada setiap langkah yang saya ambil,” tulis Fornazari.
Tekanan yang menanti seorang penyerang asing di klub dengan basis pendukung sebesar PSS bukan rahasia. Gol adalah pembuktian paling sederhana sekaligus paling cepat dinilai. Fornazari tampak memahami hitungan itu.
Baca juga: PSS Sleman Menang 1-0 di Uji Coba Perdana, Huistra Soroti Adaptasi Pemain Asing
“Senang sekali mencetak gol perdana saya untuk PSS. Harapannya ini yang menjadi pertama dari banyak gol yang bisa saya berikan untuk tim,” ujar Matheus Fornazari, penyerang PSS Sleman.
Pramusim sebagai Proses, Bukan Sekadar Hasil
Kemenangan pada laga uji coba tidak masuk catatan kompetisi mana pun. Nilainya ada pada hal lain: seberapa cepat pemain baru menemukan pola tim, dan seberapa jauh kondisi fisik terangkat sebelum kompetisi resmi dimulai.
Fornazari menempatkan golnya dalam kerangka itu. Ia menyebut hasil positif pada pertandingan pembuka sebagai modal yang harus dijaga sampai kompetisi bergulir, bukan sebagai capaian yang selesai.
“Hal positif ini tentu saja memberikan harapan bagus bagi saya dan tim untuk terus berlanjut hingga memasuki kompetisi. Kemudian saya juga bisa konsisten mencetak banyak gol kemenangan buat tim di kompetisi nanti,” imbuhnya.
PSS akan menjalani musim barunya di Stadion Maguwoharjo. Bagi pemain asing yang baru datang, stadion itu sekaligus menjadi ujian adaptasi yang berbeda dari sesi latihan tertutup: atmosfer tribune, tuntutan hasil, dan jadwal yang rapat setelah kompetisi berjalan.
Baca juga: Persik Kediri Tuntaskan TC di Solo, Marcos Reina Puji Progres Pemain
Ritme Pramusim Klub-klub Super League
Uji coba PSS berlangsung di tengah periode ketika hampir seluruh peserta Super League 2026/27 menjalankan pemusatan latihan dan menumpuk laga persahabatan. Sebagian menggelar pemusatan latihan di luar kota untuk menghindari gangguan jadwal, sebagian lagi memanfaatkan lawan-lawan dari kasta bawah untuk menambah menit bermain pemain barunya.
Pola itu berulang dari klub ke klub: satu blok latihan fisik, satu blok taktikal, lalu rangkaian pertandingan yang dipakai pelatih untuk menguji kombinasi lini. Gol seperti yang dicetak Fornazari berguna bukan karena angkanya, melainkan karena menunjukkan kombinasi mana yang sudah bekerja.
Baca juga: Marcos Santos Yakin Arema FC di Jalur Benar Jelang Super League 2026/27
PSS belum mengumumkan lawan uji coba berikutnya maupun komposisi pemain asing yang akan didaftarkan saat kompetisi dimulai. Yang sudah terlihat, penyerang barunya menutup pertandingan pertama dengan satu gol dan janji akan ada lanjutannya.




















