- Joan Laporta mengkritik Atletico Madrid yang bersikap tersinggung tanpa dasar dalam saga Julian Alvarez.
- Barcelona menempuh komunikasi antarklub dan dialog langsung dengan CEO Gil Marin yang menolak melepas ke Barca.
- Atletico menutup pintu ke Barcelona meski tawaran 100 juta euro datang, namun terbuka ke Arsenal.
- Diego Godin menilai Alvarez membuat kesalahan dan perlu gestur baik untuk memulihkan hubungan dengan fans.
Cekricek.id — Julian Alvarez Arsenal menjadi opsi paling nyata setelah pintu Barcelona tertutup, ketika Presiden Barcelona Joan Laporta melontarkan kritik terbuka kepada Atletico Madrid terkait saga transfer sang penyerang Argentina.
Mengutip laporan Football London, Minggu (20/09/2026), Laporta menyebut Atletico bersikap tersinggung tanpa dasar, padahal Barcelona menempuh jalur antarklub yang lazim dan komunikasi langsung dengan CEO Miguel Angel Gil Marin yang menegaskan tidak ada alternatif selain bertahan di Madrid.
Laporta menegaskan kekecewaannya, “Mereka bersikap tersinggung; mereka tidak punya cara untuk membenarkan sikapnya. Kami melakukan apa yang biasa dilakukan: ada komunikasi antarklub, lalu saya berbicara langsung dengan Gil Marin. Dia bilang dia tidak akan datang karena mereka tidak punya alternatif,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari Football London, Minggu (20/09/2026).
Baca juga Simeone Tegas: Atletico Tidak Akan Melepas Julian Alvarez
Julian Alvarez Arsenal dan penolakan Atletico ke Barcelona
Persoalan ini bergulir sejak musim panas, ketika Alvarez yang berusia 26 tahun menyatakan keinginan meninggalkan Atletico dan Barcelona mengajukan tawaran sekitar 100 juta euro yang ditolak, seperti diberitakan Football London, Minggu (20/09/2026), sebelum Atletico mengambil sikap tidak akan bernegosiasi dengan Barca dalam kondisi apa pun.
Laporta menambahkan, “Kemudian mereka bereaksi dengan tidak pantas. Saya tidak tahu mengapa, saya bisa membayangkan, tetapi saya tidak punya bukti. Kami mendengar mereka akan menjualnya ke setiap klub kecuali Barca. Lalu mereka membuang kepura–puraan itu dan mengatakannya secara terbuka,” katanya, mengutip laporan Football London, Minggu (20/09/2026).
Ia juga menutup polemik dengan pernyataan, “Itu kini sudah berlalu dan kami sangat senang dengan skuad yang kami miliki dan pelatih sangat senang dengan kerja luar biasa Deco,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari Football London, Minggu (20/09/2026).
Baca juga Raphinha dan Yamal Dwigol, Barcelona Tekuk Rayo 5-2
Arsenal mengintai di tengah kebuntuan Barcelona
Di sisi lain, Arsenal yang kehilangan Gabriel Martinelli, Gabriel Jesus, dan Leandro Trossard pada bursa musim panas tetap dikaitkan, karena Atletico disebut terbuka menjual Alvarez ke London bila Barcelona tetap ditutup, meski pembicaraan klub ke klub dengan Arsenal yang dipimpin Direktur Mateu Alemany sempat menyebut angka 150 juta euro, seperti dilaporkan BBC Sport, Rabu (27/08/2026), yang menjadi rujukan silang atas kronologi penolakan Atletico ke Barca.
Eks bek Atletico Madrid, Diego Godin, turut menilai sikap Alvarez, “Julian Alvarez adalah pemain fantastis. Dia pasti orang hebat, tetapi saya pikir dia membuat kesalahan… Kemarahan fans sepenuhnya bisa dipahami. Kami semua paham seseorang mungkin ingin pergi, tetapi ini soal bagaimana Anda pergi, cara Anda melakukannya,” katanya, seperti dilansir dari Football London, Minggu (20/09/2026).
Godin melanjutkan, “Saya pikir kami semua sepakat dia melakukan kesalahan. Kini dia harus menghadapi musiknya, dan jika ingin memperbaiki hubungan, dia perlu memberi gestur baik kepada fans,” ujarnya, mengutip laporan yang sama, Minggu (20/09/2026), dengan menegaskan bahwa memulihkan kepercayaan akan menuntut pembuktian di lapangan.
Baca juga Arteta: Brighton Layak Menang, Arsenal Lupa Hal Dasar di Kalah 0-3
Di lapangan, Alvarez baru sekali tampil di LaLiga usai jendela transfer ditutup karena sempat menepi dua laga akibat cedera, sementara Atletico dijadwalkan menghadapi Real Madrid dalam derbi akhir pekan ini, dan bagi pembaca Indonesia kisah Julian Alvarez Arsenal menggarisbawahi bagaimana rivalitas antarklub Spanyol dapat membuka jalan bagi Premier League, dengan Atletico yang menutup pintu ke Barcelona namun membukanya ke Arsenal.















