- Tesla akan menghentikan produksi Cybertruck sekitar pertengahan tahun depan
- Pabrik Texas akan dipakai untuk memproduksi taksi swakemudi Cybercab
- Target 200.000 Cybertruck per tahun tak pernah mendekati kenyataan
- Cybertruck tak pernah dijual di Eropa karena tak lolos standar keselamatan
Cekricek.id — CEO Tesla Elon Musk mengumumkan perusahaannya akan menghentikan produksi Cybertruck secara bertahap. Keputusan ini menandai akhir upaya Tesla yang gagal merebut pangsa pasar truk pikap yang menggiurkan di Amerika Serikat.
Melansir laporan The Guardian, Jumat (6/11/2026), Musk menyebut produksi Cybertruck akan berhenti sekitar pertengahan tahun depan di pabrik Tesla di Texas. Pabrik itu akan dialihkan untuk memproduksi Cybercab, taksi swakemudi milik Tesla.
“Tesla akan menghentikan produksi Cybertruck secara bertahap di Gigafactory Texas sekitar pertengahan tahun depan untuk memberi ruang bagi peningkatan produksi Cybercab,” tulis Musk di media sosial X miliknya.
Baca juga Bos Induk T-Mobile: Starlink Mobile Butuh 200 Miliar Dolar
Musk tidak menyebut apakah Tesla berencana memproduksi Cybertruck di pabrik lain. Langkah semacam itu kemungkinan membutuhkan investasi besar untuk peralatan khusus yang diperlukan.
Jauh dari Target 200.000 Unit
Tesla mulai mengirim Cybertruck pada akhir 2023 setelah berkali-kali tertunda karena tantangan teknis memproduksi kendaraan yang tak lazim itu, terutama cangkang bajanya. Cybertruck juga tak pernah dijual di Eropa karena tidak memenuhi standar keselamatan yang disyaratkan.
Bahkan sebelum penjualan dimulai, Musk sudah mengakui sulitnya membuat Cybertruck sukses. Dalam paparan kinerja keuangan pada 2023, ia berkata, “Kami menggali kubur kami sendiri dengan Cybertruck,” sambil menyebut adanya “tantangan yang sangat besar” untuk meningkatkan produksi dan meraup untung darinya.
Musk pernah menargetkan penjualan 200.000 Cybertruck per tahun, tetapi angka itu tak pernah mendekati kenyataan. Tesla tidak melaporkan penjualan Cybertruck secara terpisah. Pada kuartal ketiga 2026, Tesla hanya mengirim 8.300 unit “model lain”, termasuk Cybertruck, sementara Model 3 dan Model Y mencatat gabungan 478.000 unit.
Baca juga Elon Musk Batasi Pemakaian Grok Bot, Biayanya Terlalu Tinggi
Fokus ke Robot dan AI
Musk menggantungkan masa depan Tesla pada robotika, kecerdasan buatan, dan armada kendaraan otonom, alih-alih meluncurkan model baru secara rutin seperti produsen mobil konvensional. Tahun ini Tesla juga sudah menghentikan produksi Model S dan Model X.
Cybercab yang berkapasitas dua penumpang dan tanpa setir sudah melayani perjalanan berbayar di sebagian wilayah Austin, Texas. Selain Cybercab, pabrik Texas juga akan dipakai untuk membangun robot humanoid Optimus.
Pengumuman ini menutup pekan yang berat bagi orang terkaya di dunia itu. Kandidat Partai Republik yang ia dukung dengan donasi 446 juta dolar AS kalah dalam pemilu sela AS. Nilai kekayaan Musk di atas kertas pun turun 113 miliar dolar AS, sementara saham Tesla anjlok 11 persen pada Kamis.
Baca juga Putin Sebut Elon Musk Jenius, Akui Jalin Kontak soal Rassvet















