Elon Musk Batasi Pemakaian Grok Bot, Biayanya Terlalu Tinggi

A A

CEO SpaceX Elon Musk berbicara di panggung CPAC 2025. [Foto: Gage Skidmore/Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0]

  • Jatah pemakaian mingguan Grok Bot sejumlah pengguna mendadak habis
  • Elon Musk mengonfirmasi pembatasan itu bukan galat
  • Musk menyebut biaya melayani Grok Bot terlalu tinggi dibanding pendapatan
  • Divisi AI SpaceX mencetak laba 431 juta dolar AS

Cekricek.id — Sejumlah pengguna Grok Bot mendadak mendapati jatah pemakaian mingguan mereka habis saat akhir pekan Halloween. Elon Musk mengonfirmasi pembatasan itu disengaja karena biaya menjalankan agen AI tersebut terlalu tinggi.

Melansir laporan TechCrunch, Senin (2/11/2026), sebagian pengguna Grok Bot, AI agen milik SpaceX, terbangun dan mendapati batas pemakaian mingguan mereka tiba-tiba penuh, meski tidak memakainya semalaman. Beberapa pengguna melaporkan di X bahwa pemakaian mereka melonjak dari serendah 50 persen menjadi 100 persen.

CEO SpaceX Elon Musk mengonfirmasi lewat unggahan di X pada Minggu bahwa hal itu bukan galat. “Biaya melayani Grok Bot terlalu tinggi dibanding pendapatannya sehingga tidak berkelanjutan,” tulis Musk saat membalas pertanyaan seorang pengguna.

Baca juga Grok Rilis Tujuh Menit Awal The Odyssey Versi AI Janji Elon Musk

Disebut Tumbuh Paling Cepat

Musk belum membahas soal itu di linimasa utamanya, tetapi terus membanggakan bahwa Grok Bot bisa membantu membelikan hadiah untuk keluarga. Ia juga pernah menyebut Grok Bot memiliki “pertumbuhan produk tercepat yang pernah saya lihat seumur hidup.”

Grok Bot diposisikan sebagai kisah sukses SpaceX yang baru melantai di bursa. Dalam dokumen yang diajukan bulan lalu, SpaceX menyebut AI kini menyumbang 52 persen pemasukan perusahaan. Divisi AI yang berganti nama menjadi “Super Intelligence” bahkan mencetak laba 431 juta dolar AS, hal yang jarang terjadi di industri AI.

Baca juga xAI Tawari Beli Rumah Warga asal Tak Ikut Gugat Kebisingan

Laba itu sebenarnya bisa lebih tinggi bila tidak ada biaya satu kali sebesar 1,2 miliar dolar AS terkait akuisisi Cursor. Hingga kini Musk belum menjelaskan bagaimana batas pemakaian pelanggan akan diatur ke depan.

Baca juga Sam Altman: RAM Lebih Baik di Pusat Data daripada di PC Anda

Bagikan

Baca Juga

iPhone Anggota Parlemen Jerman Diduga Disusupi Spyware
Wali Kota London Minta Jumlah Robotaxi Dibatasi Sebelum Meluas
Pakar Siber Sarankan Jangan Isi Tanggal Lahir Asli di Toko Daring
CEO Baru Apple John Ternus: Kami Tak Mau Rilis AI demi AI
Sam Altman: RAM Lebih Baik di Pusat Data daripada di PC Anda
Taiwan Selatan Lebih Melek Kesehatan, Lebih Jarang Daftar Online