- John Ternus resmi menjadi CEO Apple sejak awal September
- Ternus mengaku menyukai posisi Apple dalam persaingan AI saat ini
- Apple akan memanfaatkan AI, tetapi tidak merilis AI hanya demi AI
- Siri versi lebih canggih akhirnya meluncur musim panas ini setelah tertunda
Cekricek.id — CEO baru Apple John Ternus membela posisi perusahaannya dalam persaingan kecerdasan buatan (AI). Ia menegaskan Apple tidak ingin merilis AI hanya demi mengikuti tren.
Melansir laporan TechCrunch, Sabtu (31/10/2026), Ternus menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan Steven Levy dari majalah Wired. Ternus adalah eksekutif lama Apple yang resmi menjabat CEO sejak awal September.
Dalam beberapa tahun terakhir, Apple kerap dinilai tertinggal dalam urusan AI, terutama karena menunda peluncuran Siri versi lebih canggih yang akhirnya meluncur pada musim panas ini. Ternus mengakui “semua orang punya pendapat”, tetapi ia menegaskan, “Saya sangat menyukai posisi kami saat ini.”
Baca juga Apple Rilis MacBook Layar Sentuh Pertama, Harga Mulai 2.899 Dolar
Yang Penting Produk Dicintai
Ternus menyebut Apple “pasti akan memanfaatkan AI” dalam produk-produk barunya. Namun, ia menekankan cara Apple berbeda.
“Kami tidak ingin merilis AI hanya demi AI. Bila kami melakukannya dengan benar, orang tidak perlu memikirkan apakah AI atau perangkat lunak yang lebih tradisional yang mewujudkannya. Yang penting adalah, apakah kami membuat sesuatu yang benar-benar mereka cintai?” kata Ternus.
Baca juga Apple Akui Masalah Layar iPhone Duo, Unit Rusak Diganti Baru
Soal Agen AI Pengganti Aplikasi
Levy juga menanyakan apakah AI bisa mengguncang Apple dan ekosistemnya lebih jauh, misalnya bila agen AI membuat aplikasi tidak lagi diperlukan. Ternus menjawab, “Itu mungkin bisa membuat hidup jadi sangat mudah, tetapi menciptakan produk adalah hal yang sangat manusiawi dan personal, sesuatu yang kami senang lakukan.”
Baca juga Anthropic Resmi Ajukan IPO, Pendapatan Tembus 16 Miliar Dolar















