- Sam Altman menilai menaruh RAM di komputer pribadi sangat buruk dari sisi alokasi global
- Menurutnya, RAM di PC pribadi hanya terpakai sekitar lima persen dari waktu
- Samsung dan SK Hynix sudah mengikat kontrak jangka panjang dengan operator cloud dan proyek Stargate
- Krisis memori ikut membuat harga laptop dan ponsel naik
Cekricek.id — CEO OpenAI Sam Altman menilai lebih baik memori RAM berada di pusat data ketimbang di komputer pribadi. Pernyataan itu muncul di tengah krisis RAM global yang ikut mendongkrak harga laptop dan ponsel.
Melansir laporan The Verge, Jumat (30/10/2026), Altman menyampaikan hal itu saat tampil di podcast Cheeky Pint. Ditanya soal kelangkaan rantai pasok, termasuk kelangkaan RAM yang masih berlangsung, Altman menyebut menaruh RAM di komputer pribadi alih-alih di pusat data sebagai hal yang “sangat buruk.”
“Banyak orang menginginkan inferensi lokal. Entah bagaimana, mereka menganggap masalahnya kini sudah selesai karena kita akan punya model sumber terbuka, kita bisa menjalankannya di komputer sendiri, sehingga kita tidak akan membutuhkan semua perangkat di pusat data,” kata Altman.
Baca juga Intel: Krisis RAM Tak Membaik pada 2027, Cip Laptop Murah Ludes
Terpakai Hanya Lima Persen
Menurut Altman, dari sudut pandang alokasi global, menyebar memori ke komputer masing-masing orang justru boros. “Sebenarnya sangat buruk bila setiap orang menyimpan sebagian pasokan DRAM dunia yang terbatas di komputer mereka sendiri dan hanya dipakai lima persen dari waktu,” ujarnya.
“Anda ingin pemanfaatan maksimal di cloud bila sedang menghadapi lingkungan dengan pasokan yang sangat terbatas ini. Entah bagaimana, intuisi banyak orang justru sebaliknya,” kata Altman.
Harga Gawai Ikut Naik
Saat ini produsen memori Samsung dan SK Hynix telah mengikat kesepakatan jangka panjang dengan operator layanan cloud dan proyek seperti Stargate milik OpenAI, yang memesan sebagian besar produksi RAM dunia untuk beberapa tahun ke depan. Miliaran dolar yang rela dikeluarkan untuk cip itulah yang membuat laptop, ponsel, dan perangkat teknologi lain kini makin mahal.
Baca juga OpenAI Klaim Terobosan Matematika, Ilmuwan Protes Akses Dibatasi
Samsung memperkirakan kelangkaan RAM berlangsung setidaknya hingga 2028, sementara SK Hynix memperkirakan kelangkaan memori bertahan hingga 2030. Dalam podcast yang sama, Altman juga mengomentari dampak AI terhadap matematika.
Baca juga Anthropic Resmi Ajukan IPO, Pendapatan Tembus 16 Miliar Dolar















