- Apple meluncurkan MacBook Pro layar sentuh pertamanya.
- Laptop ini memakai layar OLED ProLED XDR dan cip M5 Pro atau M5 Max.
- Harga mulai 2.899 dolar AS untuk 14 inci dan 3.399 dolar AS untuk 16 inci.
- Peluncuran terjadi saat pengiriman PC global anjlok 20 persen.
Cekricek.id — Apple resmi meluncurkan MacBook layar sentuh pertamanya, MacBook Pro dengan layar ProLED XDR, dalam acara di Los Angeles, Amerika Serikat, Rabu (28/10/2026) waktu setempat.
Melansir laporan CNBC, Rabu (28/10/2026), langkah ini menjadi perubahan besar bagi Apple yang selama puluhan tahun menolak memasang layar sentuh pada laptopnya, sementara sejumlah laptop Windows sudah lama memiliki fitur tersebut.
“Ya, untuk pertama kalinya, kami menghadirkan sentuhan ke Mac,” kata CEO Apple John Ternus di hadapan media dan analis di Los Angeles.
Laptop ini tetap menjalankan macOS, bukan sistem operasi iPhone atau iPad. Dalam video peluncurannya, Apple memperlihatkan pengguna menggeser layar untuk mengolah video dan gambar.
Baca juga Acara Pro and Tell Apple Diduga Kenalkan MacBook Layar Sentuh
Spesifikasi dan Harga
Mengutip TechCrunch, MacBook Pro baru ini hadir dalam ukuran 14 inci dan 16 inci dengan pilihan cip M5 Pro dan M5 Max, memori terpadu hingga 128 GB, serta penyimpanan hingga 16 TB. Layar OLED-nya memiliki kecerahan puncak 2.000 nit.
Apple merancang engsel khusus yang menahan layar agar tetap stabil saat disentuh. Layarnya juga memakai potongan bergaya Dynamic Island sebagai pengganti poni. Model 14 inci berbobot 1,38 kg dan model 16 inci 1,82 kg, lebih ringan daripada pendahulunya yang tanpa layar sentuh.
Versi 14 inci dibanderol mulai 2.899 dolar AS, sedangkan versi 16 inci mulai 3.399 dolar AS. Harga itu naik cukup signifikan dibandingkan model yang sudah beredar. Pemesanan dibuka mulai 30 Oktober dan perangkat tersedia mulai 6 November.
Baca juga Apple Akui Masalah Layar iPhone Duo, Unit Rusak Diganti Baru
Pasar Laptop Sedang Lesu
Peluncuran ini terjadi saat pasar laptop mengalami salah satu kemerosotan terburuknya. Menurut IDC, total pengiriman PC pada kuartal ketiga turun 20 persen dibandingkan tahun lalu, sementara pengiriman Apple turun 11 persen. Kelangkaan memori global akibat lonjakan permintaan AI ikut mendongkrak harga laptop.
Wakil Presiden IDC untuk pelacak perangkat global Ryan Reith menilai layar sentuh selama ini hanya menjadi fitur tambahan, bukan alasan utama orang membeli laptop. Hanya 17 persen laptop yang dikirim secara global tahun ini memiliki layar sentuh.
“Ini benar-benar soal antarmuka pengguna dan perangkat lunak. Ini satu hal lagi yang bisa menarik minat para pengembang,” kata Reith.
Ini merupakan peluncuran produk besar kedua di bawah kepemimpinan Ternus setelah iPhone Duo pada September. Sebelumnya, Steve Jobs pernah menyebut ide Mac layar sentuh sebagai rancangan yang buruk secara ergonomis.
Baca juga Pengiriman PC Dunia Anjlok 21 Persen akibat Harga RAM Melonjak















