- Saham Jio Platforms melonjak 21 persen pada hari pertama perdagangan.
- IPO Jio senilai 3,2 miliar dolar AS menjadi yang terbesar di India.
- Valuasi Jio mencapai sekitar 131,9 miliar dolar AS.
- Sebagian besar dana IPO dipakai untuk melunasi utang anak usaha.
Cekricek.id — Saham Jio Platforms melonjak 21 persen pada hari pertama perdagangannya di bursa India, Rabu (28/10/2026), setelah perusahaan telekomunikasi milik miliarder Mukesh Ambani itu meraup 3,2 miliar dolar AS lewat penawaran umum perdana (IPO) terbesar di negara tersebut.
Melansir laporan TechCrunch, Rabu (28/10/2026), saham Jio dibuka di harga 1.358 rupee per lembar, naik dari harga IPO 1.119 rupee. Dengan harga itu, Jio bernilai sekitar 12,5 triliun rupee atau kira-kira 131,9 miliar dolar AS.
Valuasi tersebut menjadikan Jio perusahaan tercatat paling bernilai kedua di India setelah induknya, Reliance Industries, yang bernilai sekitar 16 triliun rupee. Pada 2020, saat Meta dan Google masuk sebagai investor, Jio dinilai hingga 4,91 triliun rupee.
Baca juga Musk Janjikan Starlink Murah di India, Sindir Ambani Jelang IPO
Rekor Pemesanan di India
Penawaran saham yang berlangsung pada 21 hingga 22 Oktober itu menarik minat investor lebih dari 77 miliar dolar AS, atau 22,19 kali jumlah saham yang ditawarkan. Lebih dari 13,8 juta orang mendaftar, menjadikannya IPO dengan kelebihan permintaan tertinggi dalam sejarah India.
Jio masuk ke pasar telekomunikasi India pada 2016 dengan menawarkan data gratis dan layanan murah. Strategi itu membuatnya cepat merebut pelanggan dari Bharti Airtel, Vodafone Idea, dan BSNL hingga menjadi operator terbesar di negeri tersebut.
Direktur Pelaksana Jio Platforms Akash Ambani, putra sulung Mukesh Ambani, menyebut platform Jio kini melayani lebih dari 540 juta pelanggan. Bisnisnya pun meluas ke layanan pita lebar, komputasi awan, dan kecerdasan buatan.
“Mimpi saya adalah suatu hari nanti, ketika dunia menghitung perusahaan-perusahaan teknologi hebatnya, salah satunya berasal dari India, dan perusahaan itu bernama Jio Platforms Limited,” kata Akash dalam seremoni pencatatan saham.
Baca juga Anthropic Resmi Ajukan IPO, Pendapatan Tembus 16 Miliar Dolar
Dana IPO untuk Bayar Utang
Pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2026, Jio membukukan laba 300,5 miliar rupee dari pendapatan 1,47 triliun rupee. Kedua angka itu naik sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jio berencana memakai hingga 275 miliar rupee dari hasil IPO untuk melunasi utang anak usahanya, Reliance Jio Infocomm. Hingga 30 Juni, total pinjaman Jio tercatat 613,7 miliar rupee.
Investor lama seperti Meta, yang menanam 5,7 miliar dolar AS, dan Google, yang menyuntik 4,5 miliar dolar AS pada 2020, tidak menjual sahamnya dalam IPO ini karena seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham baru.
Baca juga SoftBank Siapkan Investasi AI 50 Miliar Dolar AS di Malaysia















