Henry Bela Diri Usai Dikecam soal Candaan ke Lamine Yamal

A A

Thierry Henry mengenakan setelan jas hitam dengan mikrofon di panggung. [Foto: BBC Sport]

  • Thierry Henry dikecam atas caranya memandu upacara Ballon d’Or di London.
  • Henry menegaskan dirinya penggemar berat Lamine Yamal.
  • Henry membantah merendahkan rekan pemandu acara Kate Scott.

Cekricek.id — Thierry Henry membela diri setelah dikecam atas caranya memandu upacara Ballon d’Or di London, Senin (26/10/2026). Mantan penyerang Prancis dan Arsenal itu disorot karena candaannya kepada bintang Barcelona Lamine Yamal, pemenang utama Harry Kane, dan rekan pemandu acara Kate Scott.

Demikian laporan BBC Sport, Rabu (28/10/2026). Di atas panggung, Henry menggoda Lamine Yamal yang meraih penghargaan pemain muda terbaik untuk ketiga kalinya beruntun. “Ini yang ketiga, kan? Tapi apakah ini yang benar-benar ingin kamu menangi?” ujarnya, yang memancing reaksi penonton. Henry juga mengoreksi pelafalan nama legenda Brasil Socrates oleh Scott dan mengaku ingin Kylian Mbappe mengalahkan Kane.

Lewat video di media sosial, Henry menjawab kritik itu. “Saya penggemar berat Lamine Yamal. Saya sama sekali tidak sedang menyentil egonya. Kalau kalian tidak suka candaannya, saya bisa mengerti. Tapi jangan begitu, dia salah satu pemain yang rela saya bayar untuk ditonton, saya mencintainya,” katanya.

Henry juga membantah merendahkan Scott. “Kalian tidak suka candaannya, saya mengerti, tapi tolong berhenti mengatakan saya tidak menghormati Kate. Saya tidak akan pernah melakukan itu dan kalian bisa bertanya kepadanya, dia ikut dalam candaan itu bersama saya,” ujarnya.

Soal Kane, Henry mengaku hanya mendukung rekan senegaranya dan menyebut Kane pemenang yang layak. “Saya orang Prancis dan saya selalu akan mendukung rekan senegara saya,” katanya. “Jadi tolong, orang-orang di luar sana, tenang, tenang. Saya mencintai Harry Kane, saya mencintai Lamine Yamal dan saya tidak merendahkan Kate. Dia ikut dalam candaan itu bersama saya.”

Baca juga: Kane Raih Ballon d’Or, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris

Baca juga: Ballon d’Or 2026, Lamine Yamal dan Harry Kane Bersaing Ketat

Baca juga: Putellas Raih Ballon d’Or Ketiga, Samai Rekor Aitana Bonmati

Bagikan

Baca Juga

Sekulic Dwigol, Persib Kalahkan Melbourne Victory di ACL Two
Klaveness Yakin Ada Penantang Infantino di Pemilihan FIFA
PSS Kalah dari Borneo FC, Riko Simanjuntak Minta Maaf ke Suporter
Barcelona Didenda 602 Euro karena Dekati Julian Alvarez
Dowman Dikartu Merah, Arteta Dikritik Usai Arsenal Tersingkir
Fleetwood Singkirkan Arsenal, Kejutan Besar di Piala Liga Inggris