Cekricek.id — Manchester City tengah mengejar gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, sebagai calon pengganti Rodri yang diperkirakan hengkang ke Barcelona musim panas ini. Kesepakatan personal disebut sudah tercapai, sementara kedua klub masih bernegosiasi soal besaran biaya transfer.
Mengutip Sky Sports, Rabu (12/8/2026), pemain berusia 18 tahun asal Maroko itu tampil mencuri perhatian di Piala Dunia bersama timnas Maroko, terutama saat menghadapi Brasil pada fase grup.
Tampil di Depan Casemiro dan Bruno Guimaraes
Penampilan Bouaddi di laga itu bahkan mengundang pujian dari Carlo Ancelotti, yang saat itu masih menukangi Real Madrid. Ancelotti menilai Bouaddi tampil lebih baik dalam duel-duel individu dibandingkan dua gelandang Brasil yang lebih senior, Casemiro dan Bruno Guimaraes.
“Lebih baik dalam duel,” demikian penilaian Ancelotti terhadap penampilan Bouaddi kala itu, sebagaimana dikutip Sky Sports.
Nama Bouaddi sebenarnya sudah lebih dulu dikenal publik sepak bola Eropa lewat laga Liga Champions. Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-17, ia menjalani debut penuh di kompetisi itu dan membantu Lille mengalahkan Real Madrid yang ketika itu masih diasuh Ancelotti, sekaligus mengakhiri rekor 14 laga tanpa kekalahan Los Blancos di kompetisi tersebut.
Disebut Genesio sebagai Malam Ia “Membuat Nama”
Pelatih Lille, Bruno Genesio, menyebut laga tersebut sebagai titik ketika nama Bouaddi mulai dikenal luas di luar Prancis.
Genesio menyebut malam itu sebagai saat pemain didikan akademinya “membuat nama” di pentas Eropa. Pujian Ancelotti terhadap Bouaddi disebut Sky Sports terus berlanjut sejak laga tersebut, bahkan sampai menyebutnya sebagai “salah satu pemain muda terbaik di dunia.”
Baca juga: Rodri Pilih Barcelona, Real Madrid Tak Pernah Bernegosiasi
Cocok dengan Skema Maresca
Bouaddi berperan sebagai gelandang bertahan yang mengatur tempo permainan dari lini tengah, gaya yang mirip dengan peran Rodri selama ini di Manchester City. Musim lalu, ia memimpin rekan-rekan setimnya di Lille dalam jumlah duel perebutan bola yang dimenangkan serta rata-rata perebutan kembali bola per 90 menit.
Peran itu dipandang bakal melengkapi rekrutan baru City lainnya, Elliot Anderson, gelandang box-to-box yang didatangkan dari Newcastle United dengan nilai transfer 116 juta paun. Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, dilaporkan menilai Bouaddi sudah siap berintegrasi langsung ke Liga Primer Inggris mengingat pengalamannya yang mendekati seratus penampilan kompetitif bersama Lille.
Baca juga: Arteta Ungkap Kondisi Saliba dan Timber, Keduanya Masih Berpekan-pekan Lagi
Selain kemampuan fisik yang tergolong matang untuk usianya, Bouaddi juga dikenal tenang saat menguasai bola dan piawai membawa bola melewati tekanan lawan. Rekan satu tim nasional pengembangan Prancis, Rayan Cherki, bahkan menjulukinya “Einstein” karena kemampuan teknisnya.
Rodri sendiri dilaporkan lebih memilih Barcelona ketimbang opsi lain yang sempat mengarah ke Real Madrid, meski manajemen Los Blancos disebut tidak pernah benar-benar membuka negosiasi untuk mendatangkannya. Kepergian Rodri, jika benar terjadi, akan meninggalkan lubang besar di lini tengah Manchester City yang selama beberapa musim terakhir sangat bergantung pada perannya sebagai pengatur ritme permainan dari posisi gelandang bertahan.
Baca juga: Marcus Rashford Pakai Nomor 14 di Manchester United
Bagi Manchester City, mendatangkan pengganti dengan profil serupa Rodri bukan perkara sederhana mengingat peran krusial pemain asal Spanyol itu dalam skema permainan tim selama beberapa musim terakhir. Nama Bouaddi muncul sebagai kandidat yang dinilai punya kesiapan fisik dan mental di atas rata-rata pemain seusianya untuk langsung mengisi kekosongan tersebut. Bursa transfer musim panas di Inggris masih menyisakan waktu sebelum resmi ditutup, dan proses negosiasi biaya transfer antara Manchester City dan Lille untuk Bouaddi disebut masih berlangsung hingga laporan ini diturunkan.





















