Cekricek.id — Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memastikan dua bek andalannya, William Saliba dan Jurrien Timber, masih membutuhkan waktu pemulihan berpekan-pekan. Keterangan itu ia sampaikan seusai timnya kalah 2-3 dari Borussia Dortmund dalam laga uji coba di Emirates Stadium.
Dikutip dari Goal, Senin (10/8/2026), Saliba menghadapi masalah punggung yang terus berlanjut sejak Piala Dunia 2026. Bek tengah asal Prancis itu kini menjalani program istirahat penuh alih-alih latihan normal.
Saliba Diistirahatkan Total
“William is in rest mode at the moment. For two weeks he had to do almost nothing,” kata Arteta. Artinya, Saliba sedang dalam mode istirahat dan selama dua pekan nyaris tidak melakukan aktivitas apa pun.
Arteta menyebut cedera itu butuh waktu untuk sembuh dan tidak mau memberi tenggat pasti. Ia juga mengakui bahwa kehilangan pemain sekaliber Saliba berdampak besar pada tim. “We have experienced that in the past, unfortunately. We know that we have lost an incredible player. Same with Jurrien,” ujarnya, yang berarti Arsenal pernah mengalami situasi serupa dan menyadari kehilangan pemain luar biasa, sama halnya dengan Timber.
Timber Sudah Kembali ke Lapangan
Kabar yang sedikit lebih baik datang dari Jurrien Timber. Bek internasional Belanda itu mengalami masalah pada selangkangan, tetapi sudah kembali berlatih di lapangan.
“Jurrien is progressing really well, he’s on the pitch, he’s doing quite a lot right now, but is still weeks away, I cannot say how much,” kata Arteta. Terjemahannya, perkembangan Timber berjalan sangat baik, ia sudah berada di lapangan dan melakukan cukup banyak aktivitas, tetapi masih berpekan-pekan dari kesiapan bermain dan Arteta tidak bisa memastikan berapa lama.
Absennya dua bek itu memangkas pilihan Arteta di lini belakang pada periode paling padat awal musim. Arsenal harus menyusun ulang komposisi pertahanan dalam waktu singkat.
Jadwal Padat Menjelang Pembukaan Musim
Sebelum kompetisi resmi dimulai, Arsenal masih menyisakan satu laga uji coba melawan Como dan pertandingan Community Shield melawan Manchester City. Pertahanan gelar Liga Inggris mereka dimulai di kandang sendiri melawan Coventry pada 21 Agustus 2026.
Kekalahan dari Dortmund menjadi peringatan tersendiri. Laga itu memperlihatkan bahwa tanpa dua bek utamanya, keseimbangan tim masih perlu diperbaiki, terutama pada transisi bertahan. Arteta tidak menyinggung kemungkinan menambah pemain bertahan pada sisa jendela transfer.
Baca juga: Curtis Jones Absen karena Cedera Pinggul, Inter Menunggu
Dikutip dari Bundesliga.com, Minggu (9/8/2026), gol kemenangan Dortmund atas Arsenal itu antara lain lahir dari pemain baru mereka, Konstantinos Karetsas, yang mencetak gol pada laga debutnya. Uji coba tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan kedua klub menjelang kompetisi masing-masing.
Piala Dunia 2026 yang digelar pada musim panas membuat banyak pemain Eropa menjalani jeda lebih pendek dari biasanya. Kasus Saliba memperlihatkan bagaimana masalah yang muncul di turnamen antarnegara bisa terbawa sampai pramusim klub. Arsenal termasuk klub yang menyumbang banyak pemain ke berbagai tim nasional.
Arteta memilih tidak memberi tenggat pemulihan yang pasti untuk keduanya. Sikap itu konsisten dengan cara klub-klub Liga Inggris menangani cedera jaringan lunak dan keluhan punggung, yang waktu pulihnya sulit diprediksi dan mudah berulang bila pemain dipaksa kembali terlalu cepat.
Yang pasti, susunan pertahanan Arsenal pada laga pembuka melawan Coventry belum bisa dipastikan. Arteta masih punya waktu dua pekan sebelum pertandingan itu, dengan Community Shield sebagai ujian terakhir yang mendekati intensitas kompetisi resmi.




















