Cekricek.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menerima penghargaan SIEXPO Award 2026 atas dedikasinya mendukung kesejahteraan petani kelapa sawit di daerahnya. Penghargaan diserahkan dalam ajang Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) ke-4 di Pekanbaru Convention & Exhibition, Pekanbaru, Sabtu (8/8/2026).
Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, dharmasrayakab.go.id, Minggu (9/8/2026), penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, mewakili Bupati Annisa dalam seremoni yang digelar di tengah pameran sawit nasional itu.
Dua Pertimbangan Utama Penjurian
Penghargaan ini didasarkan pada dua pertimbangan utama: kebijakan pemerintah daerah yang mendukung kesejahteraan petani sawit, dan komitmen menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani. Penilaian dilakukan tim juri yang diketuai Dr. Gulat ME Manurung, dan penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy. Sepuluh organisasi dan individu menerima penghargaan serupa berdasarkan dedikasi masing-masing di bidangnya.
Menanggapi penghargaan itu, Bupati Annisa menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan komitmennya ke depan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas penghargaan SIEXPO Award 2026 yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit, menjaga stabilitas harga TBS, serta menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata,” kata Annisa.
Sawit sebagai Tulang Punggung Ekonomi Dharmasraya
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas utama Kabupaten Dharmasraya, dengan ribuan petani menggantungkan penghasilan pada harga TBS yang stabil. Fluktuasi harga sawit kerap menjadi keluhan utama petani di berbagai daerah penghasil sawit, sehingga penghargaan yang secara khusus menyoroti stabilisasi harga ini menempatkan Dharmasraya sebagai salah satu daerah rujukan kebijakan sawit tingkat kabupaten.
Bagian dari Perhatian Pemkab Dharmasraya pada Infrastruktur dan Warga
Penghargaan ini datang di tengah sejumlah aktivitas Pemkab Dharmasraya menjaga layanan dasar bagi warganya. Beberapa hari sebelum penghargaan ini diumumkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kabupaten itu bergerak cepat menangani jalan amblas di ruas Silago, Kecamatan Sembilan Koto, yang menjadi jalur utama distribusi hasil kebun warga tiga nagari ke pusat kabupaten.
Baca juga: Sumbar Usulkan Tambak Udang Rp7,2 Triliun di Mentawai, Menteri KKP Perintahkan Survei
Dua peristiwa itu, penanganan jalan rusak dan penghargaan sawit, sama-sama menyentuh sektor perkebunan yang jadi tumpuan ekonomi Dharmasraya. Bedanya, yang satu soal infrastruktur pendukung distribusi hasil kebun, sementara yang lain soal kebijakan harga di hulu yang menentukan pendapatan petani itu sendiri.





















