Pendaftar Mahasiswa Asing UMY Tembus 10.297, Naik dari Tahun Lalu

Mahasiswa asing UMY yang lolos seleksi tahun ajaran 2026/2027

Mahasiswa asing UMY yang lolos seleksi tahun ajaran 2026/2027. [Foto: Humas UMY]

Cekricek.id— Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menerima 10.297 pendaftaran mahasiswa asing untuk tahun ajaran 2026/2027, naik dari sekitar 9.000 pendaftar pada tahun sebelumnya, Selasa (11/8/2026).

Lonjakan jumlah pendaftar itu menempatkan UMY sebagai salah satu kampus swasta di Yogyakarta yang paling diminati calon mahasiswa asing tahun ini, meski jumlah yang benar-benar diterima jauh lebih kecil karena proses seleksinya berlapis, mulai dari administrasi hingga verifikasi visa.

Dari total pendaftar itu, hanya 84 orang yang lolos seleksi hingga tahap penerbitan visa—naik dari 55 mahasiswa pada tahun ajaran sebelumnya. Direktur Direktorat Kemitraan dan Global Employability UMY, Prof. Rizal Yaya, M.Sc., Ph.D., Ak., CA., CRP., menyebut ketatnya proses seleksi sebagai kunci menjaga kualitas mahasiswa asing yang diterima.

“Seleksinya sangat ketat. Kami memang mencari mahasiswa yang bagus kualitasnya, bagus bahasa Inggrisnya,” kata Rizal, dikutip dari laman resmi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (11/8/2026). Menurutnya, standar bahasa Inggris yang tinggi diperlukan agar mahasiswa asing bisa mengikuti perkuliahan tanpa banyak hambatan komunikasi sejak semester pertama.

Beasiswa Berjenjang, Prodi Teknologi Informasi Terlaris

Dari 84 mahasiswa asing yang diterima, sebanyak 44 orang mendapat beasiswa penuh, 27 orang menerima skema partial-plus scholarship yang baru pertama kali ditawarkan tahun ini, 12 orang mendapat beasiswa sebagian, dan 1 orang masuk lewat jalur mandiri. Program Studi Teknologi Informasi tercatat sebagai program dengan jumlah pendaftar asing tertinggi di UMY tahun ini.

Skema partial-plus scholarship yang baru diperkenalkan tahun ini menjadi salah satu daya tarik tambahan, di tengah persaingan antar-kampus di Indonesia untuk menarik minat mahasiswa dari luar negeri lewat berbagai skema pembiayaan. Skema partial-plus scholarship yang baru itu diharapkan menjadi jalan tengah bagi calon mahasiswa yang tidak memenuhi syarat beasiswa penuh, tetapi tetap dianggap layak mendapat dukungan pembiayaan tambahan.

Baca juga: Empat Mahasiswa UMY Ubah Perca Batik Jadi ReStitch, Inovasi Terbaik SIE EXPO 2026

Target 500 Mahasiswa Asing Aktif dalam Tiga Tahun

UMY menargetkan populasi mahasiswa asing aktifnya menembus 500 orang dalam tiga tahun ke depan, seiring makin gencarnya kampus ini mempromosikan program internasionalisasi. Tren peningkatan minat mahasiswa asing terhadap kampus-kampus Indonesia juga terlihat di sejumlah perguruan tinggi lain yang belakangan mencatat lonjakan jumlah mahasiswa baru dari berbagai negara.

Baca juga: ITB Terima 8.945 Mahasiswa Baru dari 38 Provinsi dan Puluhan Negara

Ketatnya seleksi ini sejalan dengan tantangan yang lebih luas di dunia pendidikan tinggi Indonesia, termasuk soal daya saing lulusan di pasar kerja yang belakangan menjadi sorotan sejumlah kalangan kampus.

Baca juga: Guru Besar UGM: Penganggur Lulusan Perguruan Tinggi Tembus 1,03 Juta Orang

Baca Juga

Pejabat Humas Konsulat Jenderal AS di Surabaya Courtney J. Woods dalam pertemuan strategis dengan UMM
Konjen AS Puji Ekosistem UMM, Siap Perluas Kolaborasi Pendidikan dan Riset
Tim USU dan UPM mendampingi peternak di Desa Bandar Malela, Simalungun
USU-UPM Modernisasi Pakan Ternak Peternak Simalungun Lewat Aplikasi Digital
Rektor USK Prof. Mirza Tabrani bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menag Kuliah Umum di Aceh, Rektor USK Siap Perkuat Kolaborasi dengan UIN Ar-Raniry
Mahasiswa baru Unhas mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru 2026
Unhas Sambut 10.401 Mahasiswa Baru, Rektor: Jangan Sampai Drop Out
Gajah sumatra di Taman Nasional Tesso Nilo
Populasi Gajah Sumatra Tinggal 900-an Ekor, Pakar IPB: Konservasi Tanggung Jawab Multipihak
Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Padang memberikan edukasi pencegahan bullying kepada siswa
DWP Padang Mengajar: Bekali Siswa SD dan SMP Cegah Bullying dan Penyimpangan Seksual